Subscribe RSS

Archive for the Category "Pendidikan"

Konferensi Meja Bundar Nov 25

Setelah bangsa Indonesia berhasil menyelesaikan masalahnya sendiri dalam Konferensi Inter-Indonesia maka bangsa Indonesia secara keseluruhan menghadapi Konferensi Meja Bundar, Sementara itu pada hulan Agustus 1949, Presiden Soekamo sebagai Panglima Tertinggi di satu pihak dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda di lain pihak memgumumkan perintah penghentian tembak-menembak. Perintah itu beriaku mulai tanggal 11 Agustus 1949 untuk Jawa dan 15 Agustus 1949 untuk Sumatra. Pada tanggal 11 Agustus 1949, dibentuk delegasi Republik Endonesia untuk menghadapi Konferensi Meja Bundar.

Konferensi Meja Bundar

Delegasi itu terdiri dari Drs. Hatta (ketua), Nir. Moh. Roem, Prof Dr. Mr. Supomo, Dr. J. Leitnena„ Mr. Ali Sastroamicijojo, Ir. Djuanda, Dr. Sukiman, Mr. Suyono Hadinoto, Dr. Sumitro Djojohadikusumo, Mr. Abdul Karim Pringgodigdo, Kolonel T.B. Simatupang dan Mr. Muwardi. Delegasi BF0 dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Pada tanggal 23 Agustus 1949 Konferensi Meja Bundar dimulai di Den Haag, Belanda. Konferensi ini berlangsung hingga tanggal 2 November 1949 dengan hasil sebagai berikut.

  • Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
  • Status Karesidenan Irian Barat diselesaikan dalam waktu setahun, sesudah pengakuan kedaulatan.
  • Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda berdasarkan kerja sama sukarela dan sederajat.
  • Republik Indonesia Serikat mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak-hak konsesi dan izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
  • Republik indonesia Serikat harus membayar semua utang Belanda yang ada sejak tahun 1942.

Lihat juga:

Pengertian sejarah

Pengertian ham berat

Sementara itu, pada tanggal 29 Oktober 1949 dilakukan penandatanganan bersama piagam persetujuan Konstitusi Republik Indonesia Serikat antara Republik Indonesia dengan BFO. Di samping itu, hasil keputusan Konferensi Meja Bundar diajukan kepada Komite Nasional indonesia Pusat (KNIP). Selanjutnya, KNIP bersidang dari tanggal 6-14 Desember 1949 untuk membahas hasil KMB. Pembahasan hasil keputusan KMB oleh KNIP dilakukan dengan cara pemungutan suara, hasil yang dicapainya adalah 226 suara setuju, 62 suara menolak, dan 31 suara meninggaikan sidang.

Dengan demikian, KNIP menerima KMB. Pada tanagal 15 Desember 1949 diadakan pemilihan Presiden RIS dengan caIon tunggal Ir. Soekarno dan terpilih sebagai presiden. Kemudian dilantik dan diambil sumpahnya pada tanggal 17 Desember 1949. Kabinet RIS di bawah pimpinan Drs. Moh. Hatta. Drs. Moh. Hatta dilantik sebagai perdana menteri oleh Presiden Soekarno pada tanggal 20 Desember 1949. Selanjutnya pada tanggal 23 Desember 1949 delegasi RIS berangkat ke negeri Belanda untuk menandatangani akta penyerahan kedaulatan. Pada tanggal 27 Desember 1949, baik di Indonesia maupun di negeri Belanda dilaksanakan upacara penandatanganan akta penyerahan kedaulatan.

Penyerahan kedaulatan yang dilakukan di negeri Belanda bertempat di ruang takhta Amsterdam, Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Drees, Menteri Seberang Lautan A.M.J.A. Sasseu, dan Drs. Moh. Hatta melakukan penandatanganan akta penyerahan kedaulatan. Pada saat yang sama di Jakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda, A.H.S. Lovink dalam suatu upacara di Istana Merdeka menandatangani naskah penyerahan kedaulatan.

Dengan penyerahan kedaulatan itu, secara formal Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia dan mengakui kekuasaan negara Indonesia di seluruh bekas wilayah Hindia Belanda, kecuali Irian Barat yang akan diserahkan setahun kemudian. Sebulan kemudian, yaitu pada tanggal 29 Januari 1950, Jenderal Sudirman, Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia meninggal dunia pada usia yang cukup muda, yaitu 34 tahun. Beliau adalah tokoh panutan bagi para anggota TNI.

Category: Pendidikan  | Comments off
HAM Berat Oct 13

Sejarah Singkat

Istilah HAM yang kita kenal sekarang asal mulanya berasal dari inggris. Sejarah lahirnya hak asasi manusia terjadi pada tahun 1215 ditandai dengan lahirnya Magna Charta. Pada abad ke 12 inggris yang dipimpin Richard yang dikenal sebagai seorang raja yang adil dan bijaksana, yang selanjutnya digantikan oleh Raja Jhon Lackland, bertindak sewang-wenang terhadap rakyat dan bangsanya.

Akibat dari kesewanang-wenangan yang dilakukan raja Jhon Lackland terjadilah pemberontakan  dari para Baron (bangsawan). Singkat cerita untuk meredam kemarahan dari para baron, maka dibuatlah perjanjian antara raja dengan bangsawan yang dikenal dengan Magna Charta 15 juni 1215, yang secara keseluruhan intinya menghilangkan hak kekuasaan absolute raja.

Pengertian HAM

Istilah HAM dan manusia merupakan dua kata yang sulit dipisahkan. Hal ini dikarenakan manusia yang lahir sudah membawa hak – hak kodratnya secara melekat integral dalam hidupnya.  Dalam hal ini pemerintah wajib menjamin hak-hak dasar manusia sejak lahir.

Adapun hak-hak dasar yang dimaksud misalnya hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, standar hidup yang layak, hak atas kesetaraan, bebas dari tindakan diskriminasi, penyiksaan dan perlakukan yang tidak manusiawi, hak untuk diakui sebagai manusia didepan hukum, hak untuk didengarkan publik secara adil, bebas dari penangkapan dan pengusiran tanpa alasan, hak untuk berserikat dan berkumpul dan hak-hak lainnya yang diatur sesuai undag-undang NO.39 Tahun 1999. (1)

HAM adalah hak yang melekat pada diri seseorang yang sifatnya kodratif dan fundamental sebagai suatu anugerah dari Allah yang harus dihormati, dijaga, serta dilindungi oleh setiap individu, masyarakat dan negara.

Menurut Undang-undang tentang Hak Asasi Manusia (Pasal  UU No. 39 Tahun 1999), HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-nya yang wajib  dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

Menurut Prof. Mr. Koentjoro Hak asasi manusia adalah hak yang sifatnya asasi, artinya hak yang dimiliki setiap manusia kodratnya tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya, dengan demikian bersifat suci.

Jadi, bila disimpulkan dari beberapa pendapat ahli diatas, HAM adalah hak dasar yang dimiliki setiap manusia yang merupakan anugerah tuhan yang dibawa sejak lahir, dengan demikian hak asasi tersebut tidak dapat dipisahkan dari eksistensi pribadi manusia itu sendiri.

Landasan Hukum

Peraturan ham secara global diatur dalam Declaratoinof Human Rights tertanggal 10 Desember 1948, akan tetapi secara nasional HAM diatur dalam:

  1. UUD 1945

  • Dalam Pembukaan UUD 1945

Alinea I : Tentang pengakuan hak kemerdekaan

Alinea II : Pengakuan hak politik dan ekonomi

Alinea III : Pengakuan semua hak yang merupakan anugerah tuhan

Alinea IV : Rumusan Hak Asasi Manusia.

  • Batang Tubuh UUD 1945

Pasal 27 ayat 1 : Hak kedudukan yang sama dalam hukum

Pasal 27 ayat 2 : hak hidup yang layak

Pasal 28 : hak kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat

Pasal 28 A – 28 J  : mengatur segalam macam hak

Pasal 29 : hak kebebasan memeluk agam

Pasal : hak memperoleh pendidikan

  1. TAP MPR No.XVII Tahun 1998

Mengatur tentang hak warga negara dan pada waktu amandemen II UUD 1945, materi TAP MPR ini diadopsi kedalam 28 A sampai 28 J UUD 1945.

Adapun materi atau muatan tentang Tap MPR No. XVII Tahun 98 tersebut, sebagai berikut:

    • Hak hidup: berhak
      1. Mempertahankan hidup
      2. Mencari kehidupan
    • Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan
      1. Berhak membentuk keluarga
      2. Berhak melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah
    • Hak mengembangkan diri
      1. Pemenuhan kebutuhan dasar
      2. Perlindungan, kasih sayang, pendidikan
      3. Pengembangan iptek
      4. Memajukan diri secara kolektif
    • Hak keadilan
      1. Imbalan kerja yang layak
      2. Status perlakukan hukum yang adil
      3. Kepastian hukum
      4. Warna negara
      5. Kesempatan kerja
    • Hak kemerdekaan
      1. Memeluk agama
      2. Memilih pendidikan
      3. Memlih pekerjaan
      4. Memiliki kewarganegaraan
      5. Bebas tinggal diam saja
      6. Bebas berkumpul berserikat
      7. Bebas mengeluarkan pendapat
    • Hak kebebasan atas informasi
      1. Bebas berkomunikasi
      2. Bebas memperoleh informasi
      3. Bebas pengiriman informasi
    • Hak keamanan
      1. Perlindungan dari ancaman
      2. Perlindungan diri dan keluarga
      3. Bebas dari penyiksaan
    • Hak kesejahteraan
      1. Hidup sejahtera lahir dan batin
      2. Lingkungan yang sehat
      3. Tempat tinggal yang layak
      4. Kemudahan perlakuan
      5. Punya hak milik peribadi
      6. Pekerjaan yang layak
      7. Hidup yang layak

Disamping hak tersebut diatas, terdapat pula kewajiban yang berlaku untuk setiap warga negara, yaitu:

    • Wajib menghormati hak orang lain
    • Wajib ikut serta dalam membela negara
  1. UU Nomor 39 Tahun 1999

Undang – undang nomor 30 tahun 1999 merupakan hasil penjabaran lebih lanjut dari Tap MPR No. XVII tahun 1998

Adapun materi atau muatan tentang UU No.39 tahun 1999 ini sebagai berikut:

    1. Hak untuk hidup
    2. Hak berkeluarga melanjutkan keturunan
    3. Hak mengembangkan diri
    4. Hak memperoleh keadilan
    5. Hak atas kebebasan pribadi
    6. Hak atas rasa aman
    7. Hak atas kesejahteraan
    8. Hak ikut serta dalam pemerintahan
    9. Hak hak wanita
    10. Hak anak

  1. UU NO.26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM

Inti dari UU NO.26 tahun 2000 ini adalah: Pengadilan HAM berkedudukan dilingkungan peradilan umum.

Sementara tugasnya memeriksa dan menuntut perkara pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh orang dewasa (usia 18 tahun keatas). Sementara pelanggaran HAM yang dilakukan usia dibawah 18  tahun disidang oleh pengadilan negeri.

Jenis Pelanggaran HAM Berat

materi ham berat, pengertian ham berat
  1. Genosida, yaitu Menghancurkan atau memusnakan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, atau kelompok agama dengan cara:
    • Membunuh anggota kelompok
    • Penderitaan fisik, mental yang berat
    • Menciptkan kondisi yang bisa menghabiskan kelompok tertentu
    • Memaksakan tindakan mencegah kelahiran
    • Memindahkan anak-anak dari satu kelompok kekelompok lain secara paksa
  1. Sistematik, adalah kejahatan (orang sipil) secara sistematis seperti:
    • Pembunuhan
    • Perbudakan
    • Pemusnahan
    • Pengusiran secara paksa
    • Perampasan kemerdakaan
    • Penyiksaan
    • Perbudakan seksual
    • Pelacuran secara paksa
    • Perkosaan
    • Pemaksaan kehamilan
    • Pemaksaan pemandulan
    • Penganiayaan terhadap SARA
    • Penghilangan orang secara paksa
    • Kejahatan apartheid

Sanksi Pelanggar HAM Berat

Kejahatan – pelaku – percobaan – mufakat jahat –  membantu pelanggaran HAM beat, maka hukumannnya sama karena, semua itu dikelompokkan sebagai kejahatan. (dalam KUHP penjatuhan hukuman berbeda).

  1. Hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 25 tahun atau minimal 10 tahun terhadap kejahatan:
    • Membunuh anggota kelompok
    • Penderita fisik, mental yang berat
    • Menciptakan kondisi yang berakibat musnahnya kelompok
    • Tindakan pemaksaan pencegahan lahiran dalam kelompok
    • Memindahkan anak-anak kekelompok lain secara paksa
    • Pembuhan berencana
    • Pemusanahan
    • Pengusiran secara paksa
    • Kejahatan apartheid
  1. Hukuman penjara maksimal 20 tahun, dan minimal 10 tahun terhadap kejahatan :
    • Perkosaan, perbudakan seksual pelacuran secara paksa
    • Pemaksaan kehamilan
    • Pemaksaan pemandulan
    • Penganiayaan etnis atau kelompok
    • Penghilangan orang secara paksa

Pidana Terhadap Pelanggaran HAM Berat dalam KUHP :

Pasal 10 KUHP, tentang sanksi pidana:

  1. Pidana pokok:
    • Pidana mati atau
    • Pidana penjara atau
    • Seumur hidup atau
    • Penjara maksimal 20 tahun 1 hari
    • Pidana minimal kurungan  1 tahun 4 bulan 1 hari
    • Pidana denda
  1. Pidana tambahan
    • Pencabutan hak tertentu
    • Penyitaan barang barang tertentu
    • Pengumuman putusan hakim

Catatan:

Kejahatan yang dilakukan oleh anak buah, sementara komandonya tahu kejahatan tersebut, maka komando harus bertanggung jawab secara pidana

Tugas penyeledikan adanya indikasi pelanggaran ham berat tersebut harus dilakukan di KOMNAS HAM,

Dalam waktu 7 hari hasil penyelidikan KOMNAS HAM tersebut harus disampaikan kepada jaksa agung selaku penyidik untuk diperoses secara lanjut.

Jadi dalam pelanggaran HAM berat yang melakukan penydidikan adalah KOMNAS HAM dan bukan POLRI.

Pembatasan HAM di Indonesia

Pada dasarnya yang disebut sebagai hak asasi manusia adalah kebebasan setiap warga negara beraktifivitas sesuai hak yang ia miliki tentunya melaksanakan kebebasan hak tertentu dan tidak melanggar hak orang lain. Setipa negara pada pada dasarnya pelaksanaan HAM disesuaikan dengan kepentingan negara tersebut, demikian juga halnya di indonesia pelaksanaan ham batasnya dengan tujuan melindungi hak warga negaranya.

Pembatasan HAM di indonesia meliputi:

  1. Orang asing dibatasi hak –haknya di indonesia
  2. Orang asing bekerja di indonesia dibatasi jangka waktunya
  3. Mengeluarkan pendapat pada dasarnya bebas, dalam artian tidak menyerang pemerintah atau orang orang lain secara keseluruhan.

Contoh Pelanggaran HAM Berat di Indonesia

  1. Peristiwa trisakti (1998)
  2. Tragedi semanggi I (1998)
  3. Tragedi Semanggi II (1999)
  4. Kasus pembunuhan Munir (2004)
  5. Kasus pembunuhan marsinah (1993)
  6. Peristiwa tanjuk periok (1984)
  7. Kasusu dukun santet di banyuwangi (1999)
  8. Peristiwa di abepura, papua (2003)
  9. Penculikan aktivis pro demokrasi (1997 dan 1998)
  10. Kasus bulukumba (2003)
  11. Kasus penganiayaan wartawan (1996)
  12. Tragedi Bom Bali (2002)
  13. Kasus Pemberotakan GAM (1976)
  14. Kasus penghianatan G 30 S/PKI (1965)
  15. Kasus pembantaian masala anggota PKI
  16. Konflik Sampit (suku dayak dan madura) (2001)
  17. Kasus Pembantaian Rawagede (1945)
  18. Penembakan mesterius (1982 – 1985)
  19. Kasus kudatuli (1996)
  20. Pembunuhan salam kacil (2015)
  21. Pelanggaran HAM di Timor timur (1974 – 1999)
  22. Tragedi kerusuhan di Ambon, maluku (1999(
  23. Konflik berdarah di Poso (1998 – 2000)
  24. Peristiwa perbudakan buruh panci
  25. Peristiwa aceh (1990)
  26. Kasus OPM (Organisasi Papua Merdeka) (1960)
  27. Peristiwa Talang sari (1989)
  28. Pelanggaran HAM di Tolikora
  29. dll

http://bp3ipjakarta.ac.id/attachments/article/609/PENDIDIKAN%20KEWARGANEGARAAN%20BAB%20XI.pdf

https://www.zonareferensi.com/contoh-kasus-pelanggaran-ham-di-indonesia/

Category: Pendidikan  | Tags:  | Comments off
Tune Up Mobil Sep 10

Pengertian Tune UP Mobil

pengertian tune up
proses tune up pada mobil

BuahPikiran – Tune up adalah service ringan yang dilakukan terhadap kendaraan seara berkala khususnya bagian mesin mobil guna mendapatkan performa mesin yang maksimal dan untuk menjaga mesin mobil tetap dalam kondisi baik & prima. Penggunaan mobil secara terus menerus tentu menimbulkan terjadinya penurunan performa mesin. Oleh karenanya guna menjaga agar motor tetap menghasilkan tenaga yang maksimal, maka perlu dilakukan perawatan secara berkala.

Pengerjaan tune up dilakukan harus sesuai dengan Standart Procesedure Operasional (SOP) pabrik yang memproduksi kendaraan, artinya tidak boleh dilakukan secara sembarangan seperti waktu atau urutan pengerjaan, pemeriksaannya, penyetelan dan lain sebagainya. Tune up yang tidak sesuai SOP pabrik mobil bukannya mendapatkan performa yang lebih baik justru dapat membuat performa kendaraan  anda menurun.

Sebelum tune up dilakukan sebaiknya dilakukan pemanasan terhadap mesin mobil dengan menghidupkannya. Tujuannya adalah untuk mengindentifikasi keadaan dari mesin tersebut, identifikasi dilakukan misalnya putaran idle yang terlalu besar atau sebaliknya, mesin pincang, mbrebet, terdapat suara yang tidak normal pada mesin dan lain-lain.

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan tune up adalah pengerjaan servis ringan terhadap mesin kendaraan (mobil) yang meliputi pemeriksaan, pengukuran, dan pencocokan dengan standar pabrik, penyetelan, perbaikan, perawatan, serta penggantian komponen bila dimungkinkan.

Pengerjaan tune up harus dilakukan yang benar benar ahli dibidangnya dan setidaknya mengerti tentang teknik otomotif, yang meliputi:

    • Proses kerja motor 4 langkah 4 silinder
    • Sistem pendingin mesin
    • Sistem pelumasan mesin
    • Top kompresi
    • Langkah penyetelan katup
    • Saat/derajat pengapian
    • Peralatan yang dibutuhkan
    • Urutan dalam pengerjaan tune up

Tujuan Tune UP

Secara garis besar tujuan dilakukan tune up secara periodik terhadap kendaraan adalah untuk memaksimalkan kendaraan yang menurun akibat pemakaian secara terus menerus serta untuk menjaga performa mesin tetap dalam keadaan prima.

Langkah dan urutan pengerjaan Tune UP

  1. Pemeriksaan sistem pendingin

Meliputi:

  • Pemeriksaan tutup radiator dan selang

Perhatikan Apakah terdapat kotoran atau karat pada tutup radiator. Lakukan pengukuran tekanan terhadap radiator menggunakan alat pengukur tekanan, spesifikasi : 0,75 1,05kg/cm2 Limit: 0,6 kg/cm2.

Berikutnya periksa selang bagian atas dan bawah, apakah disana terjadi kerusakan atau retak. Terakhir periksa pemasangan klem dan selang, apakah kendor.

  • Periksa ketinggian air pendingin

Periksa ketinggian volume air pada radiator (bila tidak dilengkapi dengan tangki resevoir). Perhatikan apakah terdapat kebocoran pada pompa air, radiator, selang-selang & paking-paking (pada pompa silinder, rumah thermostat ketika mesin hidup).

  • Periksa kualitas air pendingin

Perhatikan apakah air pendingin tercampur dengan oli mesin atau berkarat. Bila air pendingin terlihat kotor sebaiknya kuras dan ganti dengan air pendingin yang baru.

 

  1. Pemeriksaan Tali Kipas

Meliputi:

  • Pemeriksaan tali kipas secara visual

Perhatikan seluruh bagian tali kipas, bila terjadi kerusakan harus segera diganti. Bila terjadi kesulitan dalam pemeriksaan kipas dalam kondisi terpasang tali kipas harus dikeluarkan. Berikutnya, periksa dudukan tali kipas, bila keududkannya pada puli terlalu dalam sabuh harus segera diganti. Selain perhatikan juga ketegangan tali kipas menggunakan tekanan tangan atau menggunakan timbangan pegas. Spesifikasi : 7 11 mm (dalam 10 kg). Bila tali kipas kurang tegang kemungkinan akan terjadi masalah seperti tali kipas slip, cepat aus. Sementara bila tali kipas terlalu tegang maka pompa air dan alternator akan cepat rusak.

 

  1. Pembersihan saringan udara

Meliputi:

  • Pembersihan saringan udara jenis kering

Lepas saringan udara, periksa, bila terlihat sudah terlalu kotor segera ganti dengan yang baru, atau dapat juga dibersihkan dengan cara mengetok beberapa kali. Untuk memastikan saringan udara benar benar bersih, sebaiknya semprot semua bagian filter udara tersebut menggunakan pistol udara. Selanjutnya pasang kembali seperti semula. Pada saat pemasangan perhatikan kedudukan paking-pakingnya. Saringan udara sebaiknya harus diganti ketika mencapai 20.000 sampai dengan 40.000 km.

  • Pembersihan saringan udara jenis Tandon Oli

Langkah: lepas saringan udara, cuci menggunakan bensin (masuk dan keluarkan secara berulang sebanyak 4 kali). keluarkan oleh dari rumah saringan udara, bersihkan rumah saringan udara dengan bensin, selanjutnya keringkan dengan menggunakan pistol udara.

Isi oli rumah saringan udara sampai tanda batas permukaan, gunakan oli yang bersih, beri sedikit oli kedalam elemen saringan. Selanjutnya pasang kembali, jangan lupa perhatikan kedudukan paking-pakingnya. Saringan udara jenis tandon dibersihkan setiap kali 10.000km.

 

  1. Pemeriksaan baterai

Meliputi:

Periksa ketinggian cairan elektrolit, bila cairan terlihat berkurang pada bagian sel, segera tambah. Ukur berat jenis cairan baterai menggunakan hidrometer, bila berat jenis berkurang dari spesifikasi, isi baterai dengan arus listrik. Spesifikasi 1,25 1,27 pada 20oc.

Jangan lupa untuk memeriksa bagian terminal positif maupun negatif baterai, apakah terlihat ada kerusakan, kendor, atau berkarat. Bila terjadi kerusakan segera diganti, bila kendor, harus dikencangkan, dan bila berkarat bersihkan semua terminal menggunakan sikat baja. Selain itu bersihkan semua permukaan baterai menggunakan air soda dan keringkan dengan lap.

 

  1. Pemeriksaan oli mesin

Meliputi:

Periksa ketinggian oli mesin kemungkinan tidak sampai F (Full), selain itu kualitas oli juga harus diperhatikan, bila sudah jelek segera ganti.

 

  1. Pemeriksaan kabel tegangan tinggi

Meliputi:

Lepas stecker busi, (upayakan tidak melepas kabelnya). Perhatikan kondisi kabel apakah terbakar atau sudah retak, bila terbakar atau retak segera diganti. Jangan lupa periksa kondisi isolator pada stecker busi kemungkinan terbakar. Tahap berikutnya ukur tahanan kabel tegangan tinggi dengan multitester. Spesifikasi: Tahanan <250KΩ.

 

  1. Pemeriksaan busi

Meliputi:

Bersihkan seluruh bagian busi dengan menggunakan tekanan udara atau kuas, sebelum melepas busi. Tujuannya untuk mencegah kotoran masuk pada saat busi dilepas. Pada saat melepas busi gunakan kunci yang tepat agar isalotor terpecah. Setelah busi dilepas, periksa kondisi ulir apakah terjadi kerusakan.

 

  1. Pemeriksaan distributor

Meliputi:

Periksa tutup distributor, apakah terjadi keretakan, berkarat, terbakar, atau lubang kabel kotor, terminal elektroda terbakar dan pegas bagian tengah lemah.

Periksa rotor, apakah berkarat, retak atau berkarat.

Periksa platina apakah terdapat berlubang-lubang atau terbakar, bila ia segera ganti. Setelah celah platina dengan filter gauge, celah platina :0,45 mm.

Periksa sudut dwell menggunakan tester

Sudut Dwell:52o+6o.

Berarti : – sudut terminal : 46o

Sudut maksimal: 62o

Tahap berikutnya periksa saat pengapian. Setel putaran mesin pada putaran idle. Oktan selektor harus diset pada posisi standar

Saat pengapian:8o sebelum TMA (pada max Rpm 950)

Setel bagian pengapian, cocokkan tanda tanda waktu dengan memutar bodi distributor saat pengapian : 8o sebelum TMA (ingat, jangat disetel dengan oktan selektor)

Periksa cara kerja Governor: rotor harus kembali dengan cepat setelah diputar searah dengan arah jarum jam dan dilepas. Pemasangan rotor jangan terlalu longgar.

 

  1. Penyetelan Celah Katub

Meliputi:

Sebelum dilakukan penyetelan mesin harus dipanaskan terlebih dahulu dan matikan. Putar poros engkol searah dengan jarum jam, tepatkan tanda pada puli poros engkol sejajar dengan tanda pada tutup.

Penggunaan filler gauge harus dapat ditarik dan didorong. Fuller yang berombak harus diganti dengan yang baru.

Jangan mengencangkan mur terlalu keras, gunakan kunci ring rata & obeng yang cocok. Terkahir setel celah katub.

 

  1. Pemeriksaan karburator

Meliputi:

  • Periksa katub throtle

Katub thottle harus terbuka secara penuh pada saat pedal gas ditekan penuh. Penyetelan terbuka penuh dilakukan melalui kabel gas yang berada didekat karburator dan baut penyetop pedal.

  • Periksa pompa akselarasi

Upayakan bensin harus muncrat dari jet pada saat katub throttle terbuka.

  • Periksa katub cuk (A)

Katub cuk harus tertutup penuh jika tombol cuk ditarik penuh. Katup cuk harus terbuka penuh bila tombol cuk dikembalikan seperti semula (B)

 

  1. Penyetelan putaran idel dan campuran idel

Meliputi:

Sebelum menyetel idel, kontrol sat pengapian, celah katub, sistem ventilasi karter & saringan udara terpasang. Saat penyetelan,  pastikan motor harus berada pada temperatur kerja, akan tetapi jangan  terlalu panas,

Pasang techometer, hidupkan motor

Bandingkan rpm idle dengan spesifikasi (umumnya 750 – 950 rpm untuk empat silinder). bila salah, stel rpm pada sekrup penyetel  katub gas yang terpasang pada mekanisme katub gas.

Stel campuran idel dengan sekrup penyetel yang terletak pada rumah gas. Untuk cara penyetelah dapat dilakukan seperti berikut:

Cara menyetel campuran idel tanpa pengetes gas buah.

Perbandingan campuran mempengaruhi putaran idel. Berdasarkan pengaruh tersebut kita dapat menyetel campuran yang sesuai.

Langkah penyetelan

    • Sekrup penyetel diputar ke arah luar, sampai putaran motor mulai turun. (
    • Selanjutnya, sekrup penyetel diputar ke arah dalam, hingga putaran  motor mulai turun.
  1. Pengukuran tekanan kompresi

lihat juga

Kapan waktu yang tepat membeli mobil bekas

Barang barang yang harus selalu ada didalam mobil

 

 

Category: Pendidikan  | Comments off
Tips Menghemat Pemakaian Listrik Agar Tagihan Tidak Bengkak Sep 06

Buahpikiran – Tidak bisa dipungkiri tagihan listrik masuk dalam perencanaan keuangan setiap bulan yang harus  dianggarkan. Tagihan listrik yang terus melonjak membuat post anggaran yang sudah ditentukan menjadi tidak cukup. Penggunaan peralatan dan perabotan rumah tangga yang membutuhkan arus listrik dalam jumlah yang besar dan terus menerus biasanya menjadi pemicu utama membengkaknya tagihan bulanan listrik anda. Selain itu tarif dasar listrik yang ditentukan pemerintah yang secara berkala dinaikkan juga turut penyumbang meningkatnya tagihan listrik.

Guna menghemat pemakaian energi listrik, saat ini pemerintah sudah menerapkan sistem pemakaian prabayar untuk pelanggan baru. Artinya bagi anda yang menjadi pelanggan baru PLN, anda harus mengeluarkan sejumlah uang (minimal 20 ribu) untuk membeli voucher listrik agar rumah anda teraliri arus listrik. Tujuan utama penerapan sistem prabayar ini adalah agar konsumen dapat menghemat pemakaian listrik dengan mematikan peralatan atau perabotan rumah tangga yang tidak sedang dibutuhkan.

Tentang Listrik Prabayar

Seperti dijelaskan diatas, semua pelanggan baru PLN diharuskan menggunakan listrik sistem prabayar, dimana pelanggan diharuskan membeli vouceh listrik agar rumah anda terliri listrik. Untuk besaran nominal yang tersedia saat ini mulai dari 20 ribu, 50 ribu, 100 ribu, 250 ribu, 500 ribu, dan 1 juta.

Perlu untuk diketahui penggunaan daya listrik akan berpengaruh terhadap harga voucher listrik. Artinya biaya pemakaian daya listrik 1300 Watt dengan 2200watt. Misalkan anda membeli voucher listrik 20 ribu untuk daya 1300 berbeda dengan daya 2.200.

Cara Menghitung KWh listrik

Sebelum berbicara cara menghemat listrik, sebaiknya anda pahami terlebih dahulu istilah istilah yang ada dibawah ini:

Tarif Dasar Listrik (TDL)

tarif dasar listrik
Tarif dasar listrik terbaru 2019

Pajak Penerangan Jalan (PPJ)

Kota

Tarif PPJ

Jakarta

Industri 3%, Industri non-PLN 2,4%, Rumah tangga 1,5%

Bandung

Industri 10%, Industri non-PLN 7%, Rumah tangga 1,5%

Semarang

Rumah tangga 6%

Surabaya

Rumah tangga 8%

Yogyakarta

Rumah tangga 8%

Bali

Rumah tangga 5%

Lombok

Rumah tangga 10%

Sukabumi

Rumah tangga 5%

Banten

Rumah tangga 1,5

Lampung

Rumah tangga 3%

Palembang

Rumah tangga 5%

Medan

Rumah tangga 5%

Makasar

Rumah tangga 6%

Ambon

Rumah tangga 10%

Bangka Pangkalpinang

Rumah tangga 7%

Pekanbaru

Rumah tangga 1,5%

Batam

Rumah tangga 3%

Bogor

Rumah tangga 1,5%

Golongan Pelanggan dan Tarif

  1. Golongan Pelanggan

 Selain rumah tangga Perusahaan listrik memiliki sejumlah golongan pelanggan lainnya, berikut golongan pelanggan PLN:

  • Sosial
  • Rumah tangga
  • Bisnis
  • Publik
  • Industri
  1. Tarif

Untuk tarif pelanggan sesuai daya yang digunakan pelanggan terlihat seperti tabel di bawah ini:

cara menghemat listrik

Contoh Perhitungan 

Untuk mengetahui berapa kwh yang anda dapat ketika membeli voucher pulsa misalkan 50 ribu maka dapat dihitung melalui rumus berikut:

KWh yang di dapat =  (Nilai Nominal Pulsa – admin ) – PPJ : Tarif Listrik Per KWH

( 50.000 – 7.50) : 1.467,28 = 33,66 KwH

Jadi dengan voucher listrik seharga 50 ribu anda akan mendapatkan 28,81 KWh listrik dengan asumsi Tarif yang dibebankan terhadap PPJ atau Pajak Penerangan Jalan sebesar 7.720.

* Untuk tarif PPJ tiap daerah berbeda-beda

Kelebihan Menggunakan Listrik Prabayar

Berikut beberapa keuntungan menggunakan listrik prabayar:

  1. Biaya instalasi lebih murah
  2. Lebih praktis
  3. Tidak ada biaya bulanan lagi
  4. Tidak ada denda keterlambatan bayar listrik
  5. Mengajarkan agar lebih berhemat
  6. Pembelian listrik token mudah dan cepat

Cara Menghemat listrik

Sekarang tiba saatnya pada inti pembahasan utama yakni cara menghemat listrik agar pembayaran tidak membengkak atau token listrik tidak cepat habis.

Gunakan Lampu Jenis LED

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menggunakan lampu jenis LED. Perlu untuk diketahui Lampu LED 7 Watt setara dengan 60 watt bolham merek lain. Kebayang kan selama ini anda menggunakan bolham 60 watt non sebanyak 2 atau 3 buah dan menggantinya dengan lampu jenis LED 7 watt, artinya anda sudah menghemat pemakaian listrik yang cukup luar biasa.

Bolham jenis LED memang tergolong mahal bila dibandingkan jenis lampu lainnya. Rata – rata harga lampu LED ditoko elektrik sekitar 100ribu-an keatas. Akan tetapi lampu LED memiliki garansi yang cukup lama yakni antara 1 sampai dengan 3 tahun.

Nyalakan alat yang menggunakan listrik bila diperlukan saja

Selain pemilihan jenis lampu, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah mematikan peralatan perabotan rumah tangga yang tidak sedang digunakan. Hal yang paling sering terjadi adalah TV menyala terus tanpa di tonton satu orang pun. Meski kebanyakan TV sekarang kebanyakan jenis LED, akan tetapi bila dinyalakan secara terus menerus hal ini akan berpengaruh cukup besar terhadap pemakaian listrik anda. Nyalakan perabotan dan peralatan yang membutuhkan listrik seperlunya saja.

Lihat juga : harga genset terbaru

Matikan lampu saat tidak digunakan

Selain perabotan dan peralatan yang tidak perlu segera dimatikan matikan dari saluran arus listrik, misalkan mematikan lampu kamar menjelang tidur, atau bisa menggantinya dengan watt yang lebih kecil.

Lampu kamar pada umumnya menggunakan watt ukuran yang kecil dan banyak mengabaikan tentang daya yang disedot dari lampu tersebut, akan tetapi setiap penghematan yang dilakukan dapat membantu mengurangi beban listrik bulanan anda.

Mengatur pemakaian alat elektronik yang memiliki daya besar

Biasanya peralatan atau perabotan yang menyedot listrik dalam jumlah banyak adalah AC, dispenser, water heater, rice cooker, mesin cuci dan lain lain

Setelah melakukan pengecekan mana saja yang membutuhkan konsusmi listrik tinggi, sekarang anda harus mengatur pemakaian dari alat alat tersebut. Misalkan mesin cuci, biasanya anda menggunakannya 3 kali dalam semingga, sekarang dapat dirubah menjadi 2 kali seminggu. Begitu juga sebaliknya dengan penggunaan Air conditioning (AC) anda mematikan atau merubah suhunya guna penghematan listrik.

Cabut steker listrik bila tidak sedang digunakan

Banyak yang tidak menyadari membiarkan posisi steker terus terpasang selain berisiko merusak alat elektronik juga dapat menyedot listrik, meskipun daya yang disedot dalam jumlah kecil. Hal yang paling sering terlupa atau diabaikan steker terus terpasang adalah colokan handphone. Colokan HP yang terpasang terus menyedot arus listrik kurang lebih 1 watt dalam satu jam. Jadi bila anda membiarkan colokan hp terus terpasang selama 4 jam tanpa menggunakannya, anda harus menanggung beban listrik sebanyak 4 watt.

Lakukan secara bersama-sama

Gerakan penghematan listrik harus dilakukan semua yang ada dalam keluarga. Bila hanya anda saja yang melakukan penghematan sementara keluarga anggota keluarga lainnya tidak melakukan hal yang sama, tentu hasilnya tidak akan maksimal.

Lihat juga 

Dasar analisis keuangan untuk memprediksi trend masa depan

Category: Pendidikan  | Tags:  | Comments off
Jual Genset Portable Harga mulai dari 1 jutaan Aug 26

BuahPikiran

Harga Genset Portable 1 Jutaan

Jenis/Type Spesifikasi

Harga

SAWAKAMI Genset Portable  EM-1500FCV – 750 WATT

  • Berat : 12.0 kg
  • Voltasse AC : 220 V
  • Daya Output AC Maksimum : 750 Watt
  • Daya Outpun Rata-rata : 650 Watt
  • Daya Output AC Rata-rata : 650 Watt
  • Daya Output DC : 12 Volt
  • Frekuensi : 50 Hz
  • Phase : Tunggal
  • Tipe Mesin : 2 Tak
  • Sistem Starter : Recoil
  • Bahan Bakar : Bensin
  • Kapastias Tangki : 3.5 Liter
  • Lama Operasi : 6 jam
  • Berat : 17 Kg

Rp955.000

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 0% – 3 bln Rp318 .333/bln
  • Cicilan 0% – 6 bln.Rp159.166/bln
  • Cicilan 0% – 12 bln Rp79.583/bln

Beli disini

Genset Portable Highlander HL-1200LX

  • AC Voltage = 220 Volt
  • AC Output Max = 750 Watt
  • DC Output = 12 V
  • Frequency = 50Hz
  • Phase = Single
  • Starting System = Recoil
  • Fuel Capacity(Ltr) = 4.5 Ltr
  • Max Capacity = 7 Hours
  • Dimensions(mm) = 380 x 320 x 330
  • Net Weight(Kg) = 2

Rp 1.000.000 

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 3x Rp 333.334
  • Cicilan 6x Rp 166.667
  • Cicilan 12x Rp 83.334

Beli disini

Genset  Portable Highlander HL-1200LX

  • Voltase AC : 220 V
  • Daya Output AC Maksimum : 750 Watt
  • Daya Output AC Rata-rata : 650 Watt
  • Daya Output DC : 12 Volt
  • Frekuensi : 50 Hz
  • Phase : Tunggal
  • Tipe Mesin : 2 Stroke
  • Sistem Starter : Recoil
  • Bahan Bakar : Bensin
  • Kapastias Tangki : 4 Liter
  • Lama Operasi : 7 jam
  • Berat : 20 Kg

Rp 1.050.000 

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 0% – 3 bln Rp350.000/bln
  • Cicilan 0% – 6 bln Rp175.000/bln
  • Cicilan 0% – 12 bln Rp87.500/bln

Beli disini

Genset Portable MT 1300 Maestro (2 tak)

  • 850 Watt(at 50 Hz).(full tembaga).
  • Daya Output Rata-rata 0.8 KVA / 800 Watt (at 50 Hz)
  • Frekuensi Rata-rata 50 Hz
  • Voltase Rata-rata AC 220 V/ 1 Phase / DC 12 V/8.3A
  •  Model Mesin 2 HP / 3600rpm
  • Tipe Mesin 2 Stroke, Forced Air-Cooled, 1 Cylinder 63cc
  •  Sistem Starter Recoil
  • Kapastias Tangki 3 L
  • Lama Operasi 6 jam (Beban kerja 50%)

Rp1.110.000

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 0% – 3 bulanRp370.000/bulan
  • Cicilan 0% – 6 bulanRp185.000/bulan
  • Cicilan 0% – 12 bulan Rp92.500/bulan

Beli Disini

Genset Portable Mesin 4 Tak 1500w HAYASHI HEP1500 With Air Cooled System

  • Bahan bakar : Bensin Murni
  • Mesin 4tak
  • Model : Recoil start up / Tarik
  •  Output listrik 1000w-1500w
  • Ukuran tangki : 5 ltr
  • operational run time : 8-12jam
  • Dimensi : 50 x 39 x 42cm
  • Berat : 26 kg
  • Noise Level : 53dB
  • Garansi Service : 12 bln
  • Isi paket :

** Unit Genset Hayashi

 ** Colokan genset, Kunci

** Buku Petunjuk Penggunaan

  • Garansi 1tahun. Spare part tersedia.

Rp1.800.000

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 0% – 3 bulanRp600.000/bulan
  • Cicilan 0% – 6 bulanRp300.000/bulan
  • Cicilan 0% – 12 bulan Rp150.000/bulan

Beli Disini

CB1427 GENSET PORTABLE MESIN 4 TAK 1500W MESIN GENERATOR HAYASHI

  • Bahan bakar : Bensin Murni
  • Mesin 4tak
  • Model : Recoil start up / Tarik
  • Ukuran tangki : 5 ltr
  • operational run time : 8-12jam
  • Dimensi : 50 x 39 x 42cm
  •  Berat : 26 kg
  • Noise Level : 53dB
  • Garansi Service : 12 bln
  • Isi paket :

** Unit Genset Hayashi

** Colokan genset, Kunci

** Buku Petunjuk Penggunaan

  • Garansi 1tahun. Spare part tersedia.

Rp 2.836.000

Estimasi Cicilan

  • Cicilan 3x              Rp 945.334
  • Cicilan 6x              Rp 472.667
  • Cicilan 12x           Rp 236.334

Beli Disini

Harga genset diatas, berasal dari berbagai kota, seperti jakarta, bandung, surabaya, kota kota lainnya. Anda juga dapat membeli genset dengan kapasitas yang lebih tinggi. ABC power menjual jenis jenis genset dengan harga murah. Temukan harga genset terumah dari ABC Power

Prosedur Pengoperasian Genset

  1. Periksa ketersediaan bahan bakar 

Sebelum menyalakan genset sebaiknya anda harus memeriksa ketersediaan bahan bakar dalam tangki genset. Genset portable yang menggunakan bahan bakar bensin diupayakan jangan sampai kosong, akan tetapi jangan sampai terlalu penuh atau terlalu sedikit.

  1. Periksa Oli Pelumas Mesin

Untuk anda yang masih pemula dibidang genset, sebelum menghidupkannya pastikan oli pelumas terisi penuh. Biasanya merk oli apapun yang anda gunakan adalah oli tipe SAE 20-40.

  1. Periksa Kondisi Accu

Cara memastikan accu genset anda berfungsi dengan baik, dapat dilakukan dengan melakukan statar langsung, bila accu dalam kondisi baik maka mesin genset sontak akan menyala, akan tetapi bila beberapa kali ditekan tidak menunjukkan aktivitas mesin maka accu genset anda kurang baik.

  1. Periksa MCB Pembebanan Listrik

Mengingat kapasitas genset portable750 watt sampai 6500 wat maka anda perlu memastikan agar listrik yang dialirkan menjadi masalah yang pada akhirnya menjadi short. Hal yang perlu diperhatikan termasuk kabel yang menopang beban arus listrik. Anda juga harus memastikan MCB panel yang  menuju generaot dan saklar PLN pada posisi Off. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penyebaran arus yang tidak teratur hingga menyebabkan kecelakaan dalam pengoperasian.

  1. Menyalakan Genset Bensin

Setelah tahap pengecekan komponen inti dilalui & arus distribusi maka inilah tahapan dimana kamu harus menghidupkan mesin genset tersebut. Tahapan-tahapan yang dilalui:

    • Posisi Choke genset dinyalakan. Dengan memposisikan choke on, maka akan mempercepat menyala ketika dihidupkan.
    • Posisi choke genset biasanya berbeda dengan karburator, biasanya ditandai dengan logo segitiga.
    • Posisikan saklar mesin / engine switch pada posisi on
    • Posisikan tuas pengatur udara/choke pada posisi on
  1. Menyalakan Genset Diesel

Tidak berbeda dengan genset bensin, setelah tahap pemeriksaan inti dilakukan, tahap selanjutnya menghidupkan genset diesel dengan mengikuti tahapan berikut:

    • Pastikan posisi kunci kontak sudah berada pada posisi in, selanjutnya diamkan sejenak
    • Periksa voltase pada display 12 v atau 24 kv tergantung pada accu yang dibutuhkan.
  1. Pemanasan

Sebelum mengendarai kendaraan anda dipagi hari, biasanya diperlukan waktu 5 hingga 10 menit untuk memanaskan mesin. Begitu halnya dengan genset, sebelum pengoperasian genset dalam waktu yang lama anda sebaiknya melakukan pemanasan terhadap genset. Tujuan adalah untuk menjaga putaran sistem kerja mesin  genset lebih stabil karena semua komponen dan pelumas dapat bekerja dengan sempurna. Selanjutnya anda dapat menambahkan dengan menghidupkan panel yang ada secara berurutan satu persatu.

  1. Tarik Koil secara perlahan

Biasanya berlaku untuk jenis genset yang menggunakan engkol, beda halnya genset yang menggunakan starter untuk menghidupkan. Untuk menghidupkan genset ini diperlukan tarikan yang kencang, akan tetapi sebelum tarikan kencang dilakukan, anda perlu melakukan tarikan lemah. Setelah setelah terdapat beban dalam tarikan maka anda dapat menarikanya dengan kencang agar mesin dapat menyala dengan baik.

  1. Matikan Choke

Setelah genset menyala (5 menit pertama) dan genset sudah dapat diberi beban, untuk pertamakali sebaiknya jangan diberi dengan beban yang berat. Sebaiknya beban bertahap, 500 Watt, 1000 Watt, 2000 Watt dan seterusnya. Hal ini dilakukan pada semua jenis genset baik yang manual atau starter.

  1. Matikan genset

Merupakan tahapan terakhir dalam pengoperasian genset setelah selesai digunakan. Tahapan dalam mematikan genset seperti berikut:

    • Matikan saklar MCB/Breaker pembebanan pada posisi off
    • Biarkan selama  kurang lebih 5 menit agar putaran generator  menghabiskan gas buang
    • Pastikan kontak mesin pada posisi Off untuk tipe diesel dan bensin, manual ataupun elektrik.
Category: Pendidikan  | Tags: ,  | Comments off
Sejarah Jul 20

Apa itu sejarah? Apakah setiap peritiwa yang sudah lampau dapat dikatakan sebagai sejarah?

Pengertian sejarah

Kata sejarah berasal dari bahasa arab yakni “syajaratun”  artinya pohon kayu. Maksud dari pohon kayu disini adalah suatu kejadian, perkembangan atau pertumbuhan mengenai suatu hal (peristiwa) dalam suatu kesinambungan (kontinuitas).

Menurut kamus besar bahasa indonesia, sejarah dapat diartikan sebagai silsilah, asal-usul (keturunan) maupun kejadian yang telah terjadi pada masa lampau.

Sejarah adalah suatu peristiwa atau kejadian yang benar-benar terjadi dimasa lalu

Berikut beberapa defenisi sejarah menurut sejumlah ahli

Menurut Widja, sejarah adalah suatu studi yang sudah dialami manusia dimasa lampau dan meninggalkan jejak waktu sekarang, dimana tekanan perhatian diletakkan, khususunya dalam aspek peristiwa sendiri.

Menurut Sartono Kartodirdjo mendefinisikan sejarah adalah gambaran tentang masa lalu manusia & sekiatarnya sebagai mahluk sosial yang disusun secara ilmiah dan lengkap. Meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran & penjelasan dapat memberikan penjelasan tentang apa yang telah berlalu.

Dari penjelasan diatas tentang pengertian sejarah, dapat ditarik kesimpulan bahwa sejarah adalah ilmu yag mempelajari tentang kejadian-kejadian atau peristiwa dimasa lalu manusia serta merekontruksikan apa yang telah terjadi dimasa lalu.

Peran dan Keududukan Sejarah

Pada umumnya ahli sejarah sepakat membagi peran dan kedudukan sejarah dikelompokkan menjadi tiga hal yakni, sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai ilmu dan sejarah sebagai cerita (Isman, 1993:277)

  1. Sejarah sebagai peristiwa

Merupakan segala sesuatu yang telah terjadi pada manusia dimasa lampau. Para ahli-pun sepakat mengelompokkan sejarah dengan tujuan untuk memudahkan dalam memahaminya:

  • Pembagian sejarah secara sistematis, adalah pembagian sejarah atau beberapa tema. Misalnya sejarah sosial, politik, sejarah kebudayaan, sejarah perekonomian, sejarah agama, sejarah pendidikan, sejarah kesehatan, intelektual dan lain sebagainya.
  • Pembagian sejarah berdasarkan periode waktu: misalnya, sejarah indonesia, dimulai dari zaman prasejarah, zaman pengaruh Hindhu-Buhda, zaman pengaruh Islam, zaman kekuasaan Belanda, pergerakan nasional, pendudukan Jepang, kemerdekaan, revolusi fisik, Orde lama, Orde baru dan orde reformasi.
  • Pembagian sejarah berdasarkan unsur ruang. Dalam sejarah regional dapat menyangkut sejarah dunia, akan tetapi ruang lingkupnya terbatas oleh persamaan karakteristik, baik secara fisik maupun sosial budaya. Misalnya, sejarah eropa, sejarah asia, sejarah afrika dan lain-lain.

Sejarah sebagai peristiwa sering juga disebut sebagai kenyataan & serba objektif. Artinya peristiwa atau kejadian tersebut benar benar adanya dan di dukung  oleh evidensi-evidensi yang dapat menguatkan, seperti berupa saksi mata (witness) yang dapat dijadikan sebagai sumber sejarah peninggalan-peninggalan dan catatan-catatan. Selain itu suatu peristiwa dapat juga sumbernya berisfat lisan yang disampaikan dari mulut ke mulut.

Sumber lisan ini terdapat dua macam, pertama sejarah lisan (oral history) misalnya ingatan lisan, yaitu ingatan tangan pertama yang dituturkan secara lisan oleh orang orang yang diwawancarai oleh sejarawan. Dan yang kedua tradisi lisan yaitu narasi & deskripsi dari orang-orang maupun peristiwa-peristiwa dimasa lalu yang disampaikan dari mulut ke mulut selama beberapa generasi.

  1. Sejarah sebagai ilmu

Dikategorika sebagai ilmu karena dalam sejarahpun terdapat “batang tubuh keilmuan”, metodology yang spesifik. Selain itu sejarahpun memiliki sturuktur keilmuan tersendiri, baik dalam fakta, konsep, maupun generalasasinya. Kedudukan sejarah dalam ilmu pengetahuan dikelompokkan menjadi:

  • Ilmu sosial, menjelaskan tentang perilaku sosial. Fokus kajiannya menyangkut tentang proses-proses sosial (pengaruh timbal balik antara kehidupan aspek sosial yang berkaitan satu dengan yang lainnya) serta perubahan-perubahan sosial
  • Seni atau art. Sejarah dikelompokkan dalam sastra. Herodotus merupakan seorang yang mendapat gelar “Bapak Sejarah” karena beliaulah yang pertamakali memulai sejarah itu sebagai cerita (story telling) dan sejak saat itu lah sejarah dimasukkan kedalam ilmu-ilmu kemanusiaan atau humaniora.
  1. Sejarah sebagai cerita

Merupakan sebuah karya yang dipengaruhi oleh subjektivitas sejarawan. Artinya, memuat tentang unsur-unsur dari subjek, si penulis/sejarawan sebagai subjek turut serta mempengaruhi atau memberi “warna”, atau “rasa” sesuai dengan ‘kacamata” atau selera subjek. Bila dilihat dari ruang lingkupnya, khususnya tentang pembagian sejarah secar tematik, Sjamsuddin (1996: 203-221) dan Burke (2000:444) mengelompokkan belasan sejarah, yaitu sejerah sosial, sejerah ekonomi, kebudayaan,  demografi, politik, kebudayaan rakyat, intelektual, keluarga, etnis, psikologis, psikologis historis, pendidikan dan sejarah medis.

Manfaat

Menurut Notosusanto 91979:4-10) mengidentifikasi setidaknya terdapat empat jenis kegunaan sejarah, yakni sebagai fungsi edukatif, fungsi inspiratif, fungsi instruktif, dan fungsi reakreasi.

  1. Fungsi edukatif

Adalah sejarah yang membawa serta mengajarkan ataupun kearifan-kearifan

  1. Fungsi inspiratif

Artinya dengan mempelajari sejarah akan dapat memberikan inspirasi atau ilham

  1. Fungsi instruktif

Adalah, melalui sejarah dapat berperan dalam proses pembelajaran pada salah satu kejujuran atau keterampilan tertentu, misalnya navigasi, jurnalistik, senjata/militer, dll

Konsep sejarah

Dalam perkembangannya, terdapat beberapa konsep yang dikembangkan dalam ilmu sejarah antara lain, perubahan, peristiwa, sebab & akibat, nasionalisme, kemerdekaan, kolonialisem, revolusi, peristiwa, komunisme, peradaban, perbudakan, waktu, feminisme, liberalisme, serta konservatisme.

  1. Perubahan

Konsep perubahan ini mengaju pada suatu hal yang menjadi “tanpil beda”.  Konsep ini kian penting dalam sejarah maupun dalam pembelajaran sejarah, mengingat sejarah itu pada hakekatnya adalah perubahan. Kita sering mendengar kata “ tidak ada di dunia ini yang abadi”, kecuali itu sendiri yang abadi. Seorang futuris ternama dari Amerika Serikat mengatakan bahwa “perubahan tidak sekedar penting dalam kehidupan, melainkan perubahan itu sendiri adalah kehidupan.

  1. Peristiwa

Konsep Peristiwa memiliki makna suatu kejadian yang menarik maupun luar biasa dikarenakan memiliki keunikan. Dalam penelitian sejarah, peristiwa selalu menjadi objek penelitian, hal ini dikarenakan salah satu karakteristik ilmu sejarah adalah mencari keunikan-keunikan yang terjadi pada suatu peristiwa, dengan penekanan pada tradisi-tradisi relativisme

  1. Sebab & akibat

Istilah sebab merujuk pada pengertian faktor-faktor determinan fenomena terdahulu yang mendorong terjadinya suatu perbuatan, perubahan, maupun peristiwa berikutnya, sekaligus sebagai suatu kondisi yang mendahului peristiwa. Sementara akibat ialah suatu yang menjadikan kesudahan atau hasil suatu perbuatan ataupun dampak & peristiwa

  1. Nasionalisme

Konsep ini secara sederhana memliki arti rasa kebangsaan, dimana kepentingan negara & bangsa mendapat perhatian besar dalam kehidupan bernegara

  1. Kemerdekaan/kebebasan

Konsep ini mengandung nilai utama dalam kehidupan pilitik bagi setiap negara & bangsa maupun umat manusia yang senentiasa diagung-agungkan, meskipun tidak selamanya diperaktikkan. Arti penting dari kemerdekaan ini dapat dilihat pada ketentuan yang mengatur tentang hak-hak asasi manusia, sebagaimana yang tercantum dalam Deklarasai Hak-hak Manusia Universal yang disetujui secara bulat oleh Majelis PBB tertanggal 10 desember

  1. Kolonialisme

Merupakan konsep yang merujuk pada bagian imprealisme dalam ekspansi bangs-bangsa eropa barat ke berbagai wilayah lainnya di dunia sejak abad ke-15 & 16. Pada puncak perkembangannya, kolonialisme merajalela pada abad ke-19. Dimana hampir setiap negara erapa memiliki daerah jajahan di asia, afrika, & amerika

  1. Revolusi

Adalah perubahan sosial politik yang radikal, berlangsung secara cepat, & besar-besaran. Revolusi terjadi ketika berbagai kesulitan perang serta krisis keuangan negara berhasil diatasi, namun memiliki institusi-institusi yang rentan terhadap revolusi. Menurut skocpol terdapat tiga ciri-ciri yang menyebabkan kerentanan revolusi, yaitu:

  • Lembaga militer negara sangat inferior terhadap militer dari negara pesaingnya
  • Elit otonom mampu menentang atau menghadang implementasi kebijaksanaan yang dijalankan oleh pemerintah pusat
  • Kaun petani memiliki organisasi pedesaaan yang otonom
  1. Fasisem

Fasisme atau facism merupakan naman pengorganisasian pemerintah & masyarakat secara totaliter oleh kediktatoran partai tunggal yang memiliki rasa nasionalis sempit, rasialis, militeristis, & imperialis.

  1. Komunisme

Istilah komunisme merujuk kepada setiap pengaturan sosial yang berdasarkan pada kepemilikan, produksi, konsumsi & swapemerintahan yang diatur secara komunal atau bersama-sama

  1. Peradaban

Peradaban/ civilzation adalah konsep yang dirujuk pada suatu entitas kultural seluruh pandangan hidup manusia yang mencakup nilai, norma, institusi, & pola pikir terpenting dari suatu masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Selain itu, peradaban yang merujuk pada suatu corak maupun tingkatan moral yang berhubungan terhadap rotalitas kebudayaan. Jadi, peradaban jauh lebih luas dari suatu kebudayaan yang saling mempengaruhi.

  1. Perbudakan

Konsep perbudakan atau slavery adalah istilah yang menggambarkan tentang suatu kondisi dimana seseorang atau kelompok tidak memiliki kedudukan serta peranan sebagai manusia yang memiliki hak asasi sebagai manusia yang layak

  1. Waktu

Konsep waktu mencakup (hari, tanggal, bulan, tahun, windhu, dan abada) merupakan konsep esensial dalam sejarah.

  1. Feminisme

Istilah feminisme adalah suatu gerakan emansipasi wanita dari subordinasi

Lihat juga : sejarah perkembangan koperasi di indonesia

Apa itu sejarah

sejarah adalah studi yang sudah dialami manusia dimasa lampau dan meninggalkan jejak waktu sekarang, dimana tekanan perhatian diletakkan, khususunya dalam aspek peristiwa sendiri.

Sebutkan fungsi sejarah

Menurut Notosusanto 91979:4-10) mengidentifikasi setidaknya terdapat empat jenis kegunaan sejarah, yakni sebagai fungsi edukatif, fungsi inspiratif, fungsi instruktif, dan fungsi reakreasi.

Sebutkan peran dan kedudukan sejarah

1. Sejarah sebagai peristiwa
2. sejarah sebagai ilmu
3. Sejarah sebagai cerita

Sebutkan konsep sejarah

Dalam perkembangannya, terdapat beberapa konsep yang dikembangkan dalam ilmu sejarah antara lain, perubahan, peristiwa, sebab & akibat, nasionalisme, kemerdekaan, kolonialisem, revolusi, peristiwa, komunisme, peradaban, perbudakan, waktu, feminisme, liberalisme, serta konservatisme.

Category: Pendidikan  | Comments off
Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia & Dunia Jun 03

Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesi

  • Zaman Belanda

Pada tahun 1908 Raden Soetomo melalui budi utomo berusaha mengembangkan koperasi rumah tangga tetapi kurang berhasil karena dukungan dari masyarakat sangat rendah. Hal ini disebabkan kesadaran masyarakat akan manfaat koperasi masih sangat rendah. Kemudian sekitar tahun 1913, serikat dagang islam yang kemudian menjadi serikat islam, memplopori beridirinya beberapa jenis koperasi industri kecil dan kerajinan, namun juga tidak bisa bertahan lama. Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya penyuluhan masyarakat, dan miskinnya pemimpin koperasi pada waktu itu.

Setelah itu, perkembangan koperasi di indonesia menunjukkan tanda-tanda yang mengembirakan. Study Club 1928, sebagai kelompok intelektual indonesia sangat menyadari peranan koperasi sebagai salah satu alat perjuangan bangsa. Pada tahun 1939, koperasi di indonesia tumbuh pesat, mencapai 1712 buah, dan terdaftar sebanyak 172 buah dengan anggota sekitar 14.134 orang.

  • Zaman jepang

Pada masa ini usaha-usaha koperasi di indonesia di sesuaikan dengan asas-asas kemiliteran. Usaha koperasi di indonesia dibatasi hanya pada kepentingan perang Asia Timur Raya yang dikorbankan oleh Jepang. Akibat perkumpulan koperasi yang berdiri berdasarkan peraturan belanda harus mendapatkan persetujuan ulang dari suchokan.

Dalam perkembangan selanjutnya, pemerintah jepng menetapkan suatu kebijakan pemisahan urusan koperasi dengan urusan prekonomian.

Fungsi koperasi dalam periode inii benar-benar hanya sebagai alat mendistribusikan bahan-bahan kebutuhan pokok untuk kepentingan perang jepang dan bukan untuk kepentingan rakyat.

  • Periode 1945-1967

Agar perkembangan koperasi benar-benar sejalan dengan semangat pasal 33 UUD 1945. Berkat kerja keras jawatan koperasi, maka perkembangan koperasi pada masa itu mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Namun perkembangan yang mengembirakan ini tidak berlangsung lama, sebagai akibat diterpkannya sistem demokrasi liberal, perkembangan koperasi kemudian menjadi terombang-ambing.

Perkembangan Koperasi di Inggris

Pendirian pertamakali koperasi diinggris tidak lain sebagai akibat pederitaan yang dialami kaum buruh di Eropa akibat revolusi industri yang terjadi diawal abad ke 19. Hal ini mendorong pekerja sebanyak 28 orang untuk menyatukan mereka terbatas dengan membentuk suatu perkumpulan serta mendirikan sebuah toko. Pada tahun 1844 di Rochdale, Inggris didirikan koperasi yang dipelopori oleh Charles howard

Guna memperkuat gerakan koperasi, maka pada tahun 1862, semua koperasi konsumsi dinggris bergabung mnejadi satu pusat koperasi pembelian (Coperative Wholesale Society/CWS)

Perkembangan koperasi di Perancis

Pelopor – peloper koperasi di inggris antara lain Charles Fourier, Luois Blance, dan Ferdinan Lasalle.  Mereka menyadari bahwa setelah terjadinya revolusi di Perancis & perkembangan industri yang menimbulkan kemiskinan maka nasib rakyat perlu diperbaiki dengan membangun koperasi-koperasi yang bergerak dibidang produksi bersama-sama dengan para pengusaha kecil.

Dewasa ini di Perancis terdapat gabungan koperasi konsumsi nasional perancil (Federation National Dess Cooperative de Consummtion), dengan jumlah koperasi yang tergabung sebanyak 467 buah, sementara anggota terdapat 3.600 orang, toko 9.900 buah dan perputaran modal sebesar 3.600 miliar france/tahun.

Perkembangan koperasi di Jerman

Pada tahun 1848 di inggris dan perancis telah mencapai kemajuan industri, sementara di jerman perekonomiannya masih bercorak agraris. Barang –barang impor dari inggirs dan perancis memberikan tekanan berat perkembangan industri di jerman, demikian juga ang dialami oleh petani pedesaan.

Pada saat itu muncul pelopor koperasi di Jerman yakni F.W Raiffeisen, Walikota Flammersflied. Ia menganjurkan agar kaum petani menyatukan diri dalam kumpulan simpan-pinjam.

Koperasi Raiffeisen ini selanjutnya dikenal sebagai koperasi Kredit Pertanian Model Raiffeisen.

Perkembangan Koperasi di Denmark

Denmark merupakan salah satu negara di Eropa yang dapat dijadikan contoh sebagai pengembangan koperasi pertanian. Kegiatan yang dilakukan para petani yang tergabung dalam koperasi pertanian perlu dipelajari sebagai pola yang cocok untuk membangun daerah agrarian

Pada tahun 1952 anggota koperasi mencapai 1 juta orang atau sekitar 30% dari total jumlah penduduk Denmark. Dalam perkembangannya tidak hanya hasil-hasil pertanian yang didistribusikan melalui koperasi, melainkan barang-barang untuk kebutuhan sektor pertanian. Selain koperasi pertanian, di Denmark pada umumnya didirikan oleh serikat pekerja di daerah perkotaan.

Perkembangan koperasi di Swedia

Usaha koperasi di swedia umumnya ditujukan untuk memerangi kekuatan monopoli. Perhatian koperasi di Swedia lebih ditekankan pada penyediaan barang dengan harga murah & mutu baik. Mereka tidak hanya terlibat efektif dalam koperasi, tetapi dengan posisinya sebagai pejabat pemerintah mereka memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada koperasi untuk tumbuh dan berkembang di Swedia.

Rahasia keberhasilan koperasi di Swedia adalah berkat prgoram pendidikan yang disusun secara terratur dan pendidikan orang dewasa di sekolah tinggi rakyat (Folk Higt School). Selain itu juga perhatian diberikan terhadap pendidikan bagi masyarakat di lingkungan darah kerja koperasi

Perkembangan koperasi di Amerika Serikat

Koperasi yang tumbuh di Amerika Serikat dikelola berdasarkan prinsip prinsip Rochdale, namun karena kurang berpengalaman maka banyak koperasi yang gulung tikar. Koperasi yang tumbuh antara tahun 1863 sampai dengan 1869, berjumlah 2.600 buah. Sekitar 57% koperasi ini mengalami kegagalan karena prinsip – prinsip koperasi Rochdale dikenal di Amerika Serikat tahun 1880, sehingga pertumbuhan koperasi secara pesat baru sekitar tahun 1880.

Perkembangan koperasi di Jepang

Koperasi pertamakali beridir di jepang pada tahun 1900 (33 tahun setelah pembaharuan oleh kaisar Meiji), atau bersamaan dengan pelaksanaan undang-undang koperasi industri kerajinan. Walaupun dibawah naman koperasi industri, namun pada hakikatnya koperasi ini juga bergerak dalam bidang pertanian.

Pada tahun 1920 ketika japang sedang membangun dan mengembangkan industrinya, koperasi yang ada benar-benar berfungsi sebagai tulang punggung bagi pembangunan pertanian ang menunjang industrialisasi.

Gerakan koperasi di jepang mengalami kemajuan sangat pesat tahun 1930 an, khusunya ketika penduduk jepang menghadapi krisis ekonomi yag melanda dunia dalam periode 1933-1940.

Organisasi koperasi di jepang yang ada sekarang berkembang berdasarkan undang-undang koperasi pertanian yang mulai berlaku 1947. Hampir semua petani jepang adalah anggota koperasi pertanian.

Perkembangan koperasi di Korea

Perkembangan koperasi di korea, khususnya koperasi-koperasi pedesaan, dimulai pada awal abad ke-20. Koperasi kredit pedesaan misalnya sudah mulai dikenal pada tahun 1907. Koperasi didirikan oleh rakyat untuk membantu petani yang membutuhkan uang untuk membiayai usaha pertaniannya.

Pada tahun 1959 koperasi kredit pedesaan di organisasi oleh pemerintah korea menjadi Bank Pertanian Korea. Namun tahun pada tahun 1957 koperasi pertanian melebarkan sayapnya dalam kegiatan simpan-pinjam.

Pada tahun 1961 dalam rangka pelaksanaan undang-udang koperasi pertanian yang baru, Bank Pertanian Korea dan Koperasi Pertanian digabungkan menjadi satu dengan naman gabungan koperasi pertanian nasional (National Agrecultural Cooperative Federation) disingkat NACF.

Lihat juga

Faktor-faktor keberhasilan dalam proses belajar mengajar

Category: Pendidikan  | Comments off
Pengertian Belajar dan Faktor-faktor Keberhasilan Belajar Jun 02

Pengertian Belajar

Secara singkat Keberhasilan belajar berarti  hasil yang dicapai. Sementara menurut KBBI “hasil yang telah dicapai merupakan penguasaan pengetahuan atau penilaian tentang sesuatu yang dikembangkan oleh mata pelajaran, umumnya ditunjukkan melalui nilai tes atau angka yang diberikan oleh guru.

pengertian belajar dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar

BuahPikiran – Sementara menurut Saifful Bahri Djamarah keberhasilan belajar adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan dengan baik secara individual maupun kelompok.

Berikut beberapa defenisi mengenai belajar menurut sejumlah ahli:

  • Belajar adalah suatu proses aktivitas yang dapat membawa suatu perubahan pada individu
  • Belajar merupakan suatu bentuk pertumbuhan maupun perubahan dalam diri seseorang yang dapat dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru misalkan, dari tidak mengerti menjadi mengerti, timbul pengertian-pengertian baru, perubahan dalam sikap, kebiasaan-kebiasaan dan ketrampilan
  • Belajar merupakan kegiatan anak didik dalam menerima, menanggapi dan menganalisa bahan-bahan pelajaran yang disajikan oleh pengajar, yang barkhir pada kemampuan guna menguasai dalam bahan pelajaran yang disajikan
  • Belajar merupakan suatu rangkaian proses kegiatan respon yang terjadi dalam proses belajar mengajar, yang dapat menimbulkan suatu perubahan tingkah laku sebagai akibat dari pengalaman & pengetahua yang didapat atau secara singkat dirumuskan oleh Edward, L Walker sebagai perubahan-perubahan sebagai akibat dari pengalaman
  • Belajar adalah mengalami, berarti menghayati suatu yang aktual atau penghayatan yang mana akan menimbulkan respon-respon tertentu dari murid. Pengalaman yang berupa pelajaran akan menghasilkan perubahan berupa (pematangan, pendewasaan)

Dari uraian panjang diatas dapat disimpulkan pengertian tentang belajar. Akan tetapi disamping adanya perbedaan-perbedaan terdapat juga suatu persamaan yang besar. Secara keseluruhan berpendapat belajar adalah proses perubahan, perubahan-perubahan itu tidak hanya sebatas perubahan tingkah laku yang tampak melainkan terdapat juga perubahan yang tidak dapat diamati. Perubaha – perubahan yang terjadi sifatnya bukan yang negatif melainkan perubahan yang terjadi ke arah positif yakni perubahan yang menuju arah kemajuan atau perbaikan.

  • Secara psikologis umum pengertian belajar merupakan suatu proses perubahan yakni perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkunganya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa perubahan ciri-ciri tingkah laku dalam pengertian belajar adalah:

  • Perubahan terjadi secara wajar
  • Perubahan sifatnya kontinyu & fungsional
  • Perubahan dalam proses belajar bersifat positif & aktif
  • Perubahan dalam belajar memiliki tujuan dan terarah
  • Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku

Jadi keberhasilan yang dicapai dalam belajar adalah hasil yang dicapai dari proses aktivitas yang dapat membawa suatu perubahan pada individu. Keberhasilan ini dapat diketahui dari tujuan pembelaran yang telah tercapai atau belum.

Proses penentuan keberhasilan belajar

Proses pembelajaran meliputi berbagai komponen-komponen yang terdapat didalamnya harus terwujud secara fungsional & merupakan satu – kesatuan organisasi. Bilamana suatu komponen tidak berfungsi dengan baik, maka hasil yang dicapai pun kurang maksimal. Seperti halnya seorang guru tidak siap untuk menjalankan tugasnya sebagai guru, maka proses pembelajaran akan terhambat begitu sebaliknya. Maka dapat disimpulkan proses pengajaran akan menemui kegagalan yang disebabkan oleh suatu keadaan yang difungsionalkan tersebut.

Dari penjelasan diatas, ada guru disatu pihak & murid dipihak lain, keduanya berada dalam interaksi edukasi dengan posisi, tugas dan tanggung jawab menghantarkan murid kearah kedewasaan dengan memberikan sejumlah ilmu pengetahuan & bimbingan, sementara murid berusaha untuk mencapai tujuan itu melalui bantuan dan bimbingan guru. Dengan berprosesnya semua komponen dengan satu kesatuan & berjalannya fungsi masing-masing akan memaksimlkan proses penentuan kebershasilan pembelajaran.

Menurut Syaiful Bahri dan Aswar zain berpendapatan proses belajar belajar diangap berhasil bilamana:

  • Daya serap terhadap pelajaran yang diajarkan telah dicapai prestasi tinggi, baik secara individu maupun secara kelompok
  • Perilaku yang digariskan dalam tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa baik secara individu maupun kelompok

Namun demikian, indikator yang banyak digunakan sebagai tolak ukur terhadap suatu keberhasilan adalah daya serap.

indikator keberhasilan belajar

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar

Hasil yang didapatkan seorang individu merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari dalam (faktor internal) maupun dari luar (eksternal) individu. Pengenalan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar, penting sekali artinya dalam rangka membantu siswa dalam mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya. Faktor-faktor tersebut diantaranya:

  1. Faktor interen (individu)

Merupakan faktor yang timbul dari diri sendiri (peribadi seseorang) yang meliputi:Faktor jasmani (fisiologis) baik sifatnya bawaan maupun yang didapatkan yang termasuk faktor ini misalnya, kesehatan, penglihatan, pendengaran dll

Faktor intelegen dan bakar, intelegensi merupakan kecakapan yang terdiri tiga jenis kecapakan yang menghadapi dan menyesuaikan keadaan yang baru secara cepat dan efektif, mengetahui atau menggunakan konsep abstrak secara cepat & efektif. Sementara bakat adalah kemampuan untuk belajar, kemampuan itu terealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar & berlatih

Minat & motivasi, minat merupakan kecedrungan yang tepat untuk memperhatikan & menyenangi beberapa kegiatan. Sementara motivasi adalah daya penggerak atau pendorong guna melakukan sesuatu. Dengan minat yang besar & adanya motivasi merupakan modal besar untuk mencapai tujuan.

Cara belajar cara belajar seseorang sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran yang dapatkan. Dengan penggunaan cara belajar yang tepat tentu menghasilkan hal hal dalam belajar dengan baik, belajar tanpa memperhatikan teknik dan faktor fsikologis & kesehatan akan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

  1. Faktor interen (individu)

Merupakan faktor yang timbul dari diri sendiri (peribadi seseorang) yang meliputi:

  • Faktor jasmani (fisiologis) baik sifatnya bawaan maupun yang didapatkan yang termasuk faktor ini misalnya, kesehatan, penglihatan, pendengaran dll
  • Faktor intelegen dan bakar, intelegensi merupakan kecakapan yang terdiri tiga jenis kecapakan yang menghadapi dan menyesuaikan keadaan yang baru secara cepat dan efektif, mengetahui atau menggunakan konsep abstrak secara cepat & efektif. Sementara bakat adalah kemampuan untuk belajar, kemampuan itu terealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar & berlatih
  • Minat & motivasi, minat merupakan kecedrungan yang tepat untuk memperhatikan & menyenangi beberapa kegiatan. Sementara motivasi adalah daya penggerak atau pendorong guna melakukan sesuatu. Dengan minat yang besar & adanya motivasi merupakan modal besar untuk mencapai tujuan.
  • Cara belajar cara belajar seseorang sangat berpengaruh terhadap hasil pembelajaran yang dapatkan. Dengan penggunaan cara belajar yang tepat tentu menghasilkan hal hal dalam belajar dengan baik, belajar tanpa memperhatikan teknik dan faktor fsikologis & kesehatan akan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

2. Faktor ekstern, merupakan faktor yang timbul dari luar pribadi seseorang (siswa)

Merupakan faktor yang timbul dari luar pribadi seseorang (siswa)

  • Keluarga, keluarga sangat berpengaruh tentang keberhasilan belajar. Tinggi rendahnya pendidikan, besar kecilnya pendapatan & keakraban dalam suatu keluarga akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan anak
  • Sekolah, segala yang terdapat dalam proses belajar disekolah mulai dari kualitas guri, metode penyampaian, kesesuaian kurikulum & keadaan serta fasilitas sekolah juga mempengaruhi hasil belajar.
  • Masyarakat, keadaan masyarakat pada lingkungan sosial turut mendukung hasil belajar
  • Lingkungan sekitar, mulai dari keadaan lingkungan, bangunan sekitar, iklim sekitar, & semua yang terdapat disekitar turut mempengaruhi terhadap hasil belajar

Dari sejumlah faktor-faktor diatas akan memberikan masukan terhadap keberhasilan itu sendiri, bila dapat dimanfaatkan faktor yang mendukung secara maksimal atau sebaliknya.

Penilaian terhadap keberhasilan Belajar

  1. Pengertian penilaian hasil belajar

Penilaian hasil belajar merupakan proses pemberian nilai terhadap hasil-hasil belajar yang telah dicapai siswa dengan memperhartikan kriteria tertentu. Hal ini akan mengisyaratkan bahwa obyek yang dinialianya adalah dari perubahan tingkah laku yang mencakup tiga aspek yakni, kognitif, afektif, & psikomotorik.

Melalui penelaian ini akan terlihat sejauh mana tingkat keefektifan dan efisiennya dalam mencapai tujuan pengajaran atau perubahan tingkah laku siswa. Oleh karenanya penilaian hasil belajar saling berkaitan satu sama lain, karena hasil penilaian belajar merupakan akibat dari proses.

2. Fungsi penilaian belajar

  • Guna mengetahui tercapai atau tidaknya tujuan
  • Sebagai insentif guna meningkatkan belajar
  • Sebagai feedback bagi guru
  • Sebagai informasi untuk keperluan seleksi

3. Jenis penilaian hasil belajar

  • Penilaian formatif

Merupakan penilaian yang dilakukan pada akhir proses belajar-mengajar guna mengetahui tingkat keberhasilan proses belajar-mengajar itu sendiri. Penilaian formatif berorentasi pada proses belajar mengajar & diharapkan guru dapat memperbaiki program pengajaran & strategi pelaksanaannya.

  • Penilaian sumatif

Merupakan penilaian yang dilakukan diakhir unit program yaitiu semester, catur wulan maupun akhir tahun. Tujuan dalakukan penilaian ini adalah untuk mengetahui hasil yang dicapai oleh siswa. Penilaian ini berorentasi pada produk, bukan proses.

  • Penilaian diagnostik

Yaitu penilaian yang dilakukan guna melihat kelemahan-kelemahan siswa & faktor-faktor penyebabnya. Penilaian ini dilakukan guna keperluan bimbingan belajar

  • Penilaian selektif

Merupakan penilaian yang berhubungan untuk keperluan seleksi, seperti ujian saringan untuk masuk lembaga tertentu.

  • Penilaian penempatan

Yaitu penilaian yang ditujukan untuk mengetahui keterampilan prasarat yang diperlukan bagi suatu program belajar dan penguasaan belajar seperti sebelum memulai kegiatan belajar untuk program itu.

Masing masing jenis tersebut memiliki karakteristik tertentu baik bentuk soal, tingkat kesulitan maupun cara pengolahan & pendekatan. Oleh karenanya penyusunan tes harus sesuai dengan tujuan dan fungsinya sebagai alat evaluasi yang diinginkan.

source

Category: Pendidikan  | Comments off
APBN May 19

Pengertian APBN

Setiap negara tentunya memiliki APBN guna membiayai seluruh pengeluaran negara dalam satu tahun. Begitu juga hal-nya dengan indonesia, setiap tahun pemerintah bersama dengan dewan perwakilan rakyat melakukan rapat dan memutuskan tentang APBN tahun berikutnya.

Menurut Menteri Keuangan (2004), Pasal 1 ayat 7 UU Nomor 17 tahun 2003  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN adalah rencana keuangan pemerintah negara yang disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggaran penerimaan dan belanja negara ditetapkan melalui undang-undang yang dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.  APBN memuat daftar sistematis dan terperinci tentang penerimaan dan belanja dan pembiayaan negara setahun penuh (1 Januari – 31 Desember).

Menurut Suparmoko (2002) APBN adalah alat perencaan tentang peneriman & pengeluaran dimasa yang akan datang umumnya disusun dalam jangka waktu satu tahun.

pengertian apbn

Unsur APBN

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa APBN terdiri dari 5 unsur, yakni,

  1. APBN sebagai pengelolaan keuangan negara
  2. Ditetapkan setiap tahun, dan berlaku selama satu tahun penuh
  3. Ditetapkan melalui undang-undang
  4. Dilaksankan secara terbuka dan bertanggung jawab
  5. Ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Atmadja, hakekat dari APBN adalah kedaulatan, maka dalam penetapan dan pengesahann APBN dilakukan dilakukan bersama – sama dengan DPR, karena DPR merupakan reprensentasi rakyat (kedaulatan).  Dalam penyusunannya diarahkan untuk mendorong alokasi sumber-sumber ekonomi agar dapat digunakan secara produktif.

Fungsi APBN

Sesuai dengan bunyi pasal 3 ayat 4 UU No.17 tahun 2003 tentang keuangan negara, APBN memiliki fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi dan stabilisasi.

  1. Fungsi otorisasi, adalah anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja negara pada tahun yang bersangkutan
  2. Fungsi perencanaan, bahwa anggaran negara menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan
  3. Fungsi pengawasan, anggaran negara menjadi pedoman untuk menilai tentang penyelenggaraan pemintahan apakah sudah sesuai dengan ketentuan di tetapkan
  4. Fungsi alokasi, anggaran negara harus ditujukan untuk mengurangi pengangguran dan pemberosan sumber daya, dan meningkatkan efisiensi serta efektifitas perekonomian.
  5. Fungsi distribusi, kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan
  6. Fungsi stabilisasi, anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.

Prinsip penyusunan APBN

Sebelum tahun 1999 prinsip APBN indonesia adalah anggaran berimbang dinamis, artinya jumlah penerimaan negara sama dengan jumlah pengeluaran negara dan jumlahnya diupayakan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Semenjak tahun 1999 sampai dengan sekarang, prinsip anggaran yang digunakan adalah anggaran surplus/defisit. Sejalan dengan perubahan tersebut, format dan struktur APBN berubah dari T-Account menjadi I-Account.

Perbedaan antara prinsip surplus/defisit dengan prinsip berimbang adalah:

  1. Pinjaman yang berasal dari luar negeri tidak lagi dicatat sebagai sumber penerimaan, melainkan sebagai sumber pembiayaan
  2. Defisit anggaran ditutup dengan sumber pembiayaan dalam negeri di tambah sumber pembiayaan luar negeri bersih. Bilaman belanja lebih kecil daripada anggaran, maka disebut sebagai anggaran surplus, dan sebaliknya, bilamana anggaran lebih kecil daripada pengeluaran maka disebut sebagai anggaran defisit.
Defisit Anggaran

Menurut Rahardja dan Manurung (2004), pengertian defisit anggaran adalah anggaran yang memang direncanakan untuk defisit, sebab pengeluaran pemerintah direncanakan lebih besar dari penerimaan pemerintah (G>T). Anggaran defisit ini biasnya ditempuh bila pemerintah ingin menstimulasi pertumbuhan ekonomi terutama dalam kondisi resesi.

Dornbusch, Fischer dan Startz memberikan pendapat tentang defisit anggaran yakni selisih antara jumlah uang yang dibelanjakan pemerintah dan penerimanaan dari pajak. Pemerintah secara keseluruhan terdiri dari Departemen Keuangan Bersama Bank Sentral dapat membiayai defisit anggarannya dengan melalui dua cara yakni dengan menjual obligasi dan mencetak uang.

Bank Sentaral dalam hal mencetak uang bilamana bank sentral meningkatkan stok uang primer, umumnya melalui pembelian pasar terbuka dengan membeli sebagian utang yang dijual Departemen Keuangan.

Sebab sebab terjadinya defisit

Ada beberapa penyebab terjadinya defisit anggaran pemerintah, diantaranya:

  • Mempercepat pertumbuhan bidang ekonomi, guna mempercepat pembangunan dibutuhkan dibutuhkan jumlah investasi dana dalam jumlah yang besar. Bila dana yang dibutuhkan tidak mencukupi, biasanya pemerintah melakukan pinjaman dana keluar negeri sebagai sumber pembiayaan untuk menghindari pembebanan warga negara daripada membebani warga negara melalui penarikan pajak.
  • Daya beli masyarakat menurun/rendah. Dinegara yang sedang berkembang seperti indonesia, memiliki pendapatan perkapita rendah, maka daya belinya juga tergolong rendah. Sedangkan barang barang dan jasa jasa yang dibutuhkan, hargganya sangat tinggi karena sebagian produksinya berasal dari luar negeri, sehingga masyarakat yang berpendapatan rendah tidak mampu membeli barang atau jasa tersebut. Barang atau jasa tersebut misalnya listrik, sarana transportasi, BBM, dll. Bila dibiarkan tanpa ada kebijakan,  menurut mekanisme pasar, barang-barang tersebut pasti tidak mungkin dapat dijangkau masyarakat dan akhirnya mereka tetap terpuruk. Oleh karenanya, negara melalui pemerintah memerlukan pengeluaran untuk mensubsidi barang barang tersebut agar dapat dijangkau masyarakat yang berpenghasilan rendah.
  • Pemerantaan pendapatan masyarakat. Pos-pos lain yang juga menjadi pengeluaran pemerintah dalam rangka menunjang pemerataan di seluruh wilayah. Indonesia yang terkenal memiliki luas wilayah dengan tingkat kemajuan yang berbeda-beda pada masing masing wilayah. Untuk mempertahankan kestabilan politik, persatuan dan kesatuan bangsa, negara harus mengeluarkan biaya seperti biaya subsidi transportasi ke wilayah yang miskin dan terpencil, agar masyarakat secara keseluruhan dapat menikmati hasil pembangunan.  Kegiatan tersebut misalnya dengan memberi subsidi kepada kapal perintis yang menghubungkan pulau-pulau yang terpencul, sehingga mampu menjangkau wilayah-wilayah lain dengan biaya  yang sesuai dengan kemampuannya.
  • Melemahnya nilai tukar, terhitung sejak tahun 1969 indonesia telah melakukan pinjaman luar negeri dan mengalami masalah bila terjadi gejolak nilai tukar setiap tahunnya. Masalah ini disebabkan karena nilai pinjaman dihitung berdasarkan valuta asing, sementara pembayaran cicilan pokok dan bunga pinjaman dihitung berdasarkan rupiah. Apabila nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS, maka yang akan dibayarkan juga ikut meningkat.
  • Pengeluaran disebabkan inflasi. Penyusunan anggaran negara awal tahun, didasarkan menurut stadandar harga yang telah ditetapkan. Harga standar tersebut sendiri dalam tahun anggaran, tidak dapat dijamin ketepatannya. Dengan kata lain, selama perjalanan tahun anggaran standar harga itu bisa saja meningkat akan tetapi jarang menurun. Bilamana terjadi inflasi yang ditandai dengan kenaikan harga-harga, itu berarti biaya pembangunan program juga ikut meningkat, sedangkan anggarannya tetap sama. Kesemuanya akan berdampak pada penurunan kuantitas dan kualitas program, sehingga anggaran negara perlu direvisi.
Keseimbangan Primer

Keseimbangan primer adalah selisih antara anggaran dan pengeluaran negara diluar bunga dan cicilan utang.

Pengertian lainnya adalah, pendapatan negara dikurangi dengan belanja negara, namun dari komponen belanja negara tersebut komponen pembayaran utang dikeluarkan (tidak diperhitungkan).

Menurut Cuddington (1996) dalam PPE FE UGM, aliran surplus primer merupakan fondasi utama bagi ketahanan fiskal pemerintah terhadap utang. Arah kebijakan fiskal  dapat dikatakan berkesinambungan bilamana rasio keseimbangan primer terhadap PDB tetap.

Kesenambungan fiskal perlu memperhatikan hubungan antara keseimbangan primer dan outstanding utang. Hubungan ini diasumsikan bahwa nilai sekarng dari surplus keseimbangan primer pada masa yang akan datang sama dengan outstanding utang pada saat tertentu pendekatan nilai sekarang. Bila outstanding utang dari tahun ke tahun semakin meningkat, maka surplus keseimbangna primer dari tahun ke tahun juga ikut meningkat dengan tren peningkatan yang sama, atau lebih besar dari peningkatan utang agar periode peluanasan utangnya semakin pendek.

Dalam hal ini, kesenambungan fiskal dapat dipertahankan melalui pemenuhan pembayaran bunga utang dengan pendapatan negara dan bukan pengadaan atau penerbitan utang baru. Metode yang digunakan dalam simulasi keseimbangan primer dan utang indonesia ini sama dengan metode yang digunakan oleh Bank Dunia.

Menurut Cuddington (1996), defisit atau surplus keseimbangan dalam anggaran pemerintah merupakan indikator utama dalam pengukuran ketahanan fiskal (santoso, 2004)

Pendapatan / Penerimaan Negara

Menurut Suparmoko, penerimaan negara adalah penerimaan pemerintah yang meliputi penerimaan pajak, penerimaan yang diperoleh dari hasil penjualan barang dan jasa yang dimiliki dan dihasilkan oleh pemerintah, pinjaman pemerintah, mencetak uang, dan sebagainya.

Penerimaan negara baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri sangat penting untuk  pembangunan nasional, terutama penerimaan pemerintah dari dalam negeri, yakni berupa penerimaan pajak dan bukan pajak serta penerimaan migas dan non migas. Penerimaan ini selanjutnya digunakan untuk menutupi pengeluaran rutin pemerintah dan sisanya akan digunakan sebagai tabungan pemerintah. Kelebihan dana tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai sumber pembangunan apabila tidak tersedia, maka pembangunan harus dibiayai dengan pinjaman luar negeri.

Menurut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, pendapatan dibedakan menjadi:

  • Sumber-sumber penerimaan rutin
  • Sumber-sumber penerimaan pembangunan

Peran pajak dalam pengelolaan ABPN merupakan sebagai penyumbang terbesar dalam penerimaan negara. Menurut Dumairy, penerimaan negara terdiri dari peneriman dalam negeri pemerintah, pencetakan uang, pinjaman dan hibah.

Belanja / Pengeluaran Pemerintah

Pengeluaran pemerintah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah. Bilamana pemerintah telah menetapkan suatu kebijakan untuk membei barang maupun jasa, pengeluaran pemerintah mencerminkan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

Menurut Boediono (2001), bahwa pengeluaran pemerintah dalam arti riil dapat dipakai sebagai indikator besarnya kegiatan pemerintah yang dibiayai oleh pengeluaran pemerintah. Semakin besar & banyak kegiatan pemerintah semakin besar juga pengeluaran pemerintah yang bersangkutan.

Dalam teori ekonomi makro, pengeluaran pemerintah terdiri dari tiga pos, yaitu sebagai berikut:

  • Pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa
  • Pengeluaran untuk gaji dan pegawai

Perubahan gaji pegawai memiliki pengaruh terhadap proses makor ekonomi, dimana perubahan gaji pegawai akan mempengaruhi tingkat permintaan secara langsung

  • Pengeluaran pemerintah untuk transfer payment

Transfer paymen bukan merupakan pembelian barang maupun jasa oleh pemerintah dipasar barang melainkan mencatat pembayaran atau pemberian langsung kepada warganya seperti pembayaran subsidi atau bantuan langsung kepada berbagai golongan masyarakat, pembayaran dana pensiun, pembayaran bunga untuk pinjaman pemerintah kepada masyarakat.

Lihat juga: Pengertian Kemiskinan

Sumber:

  1. http://digilib.unila.ac.id/10739/16/BAB%20II.pdf
  2. http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/Bab%202_09-163.pdf
Category: Pendidikan  | Comments off
Kemiskinan May 08

Persoalan kemiskinan sepertinya tidak henti-hentinya di bicarakan baik ditingkat nasional maupun di tingkat internasional.  Kemiskinan dianggap sebagai bentuk permasalahan pembangunan yang diakibatkan terdapatnya dampak negatif dari sebuah pembangunan ekonomi yang tidak merata sehingga menambah tingkat kesenjangan pendapatan antar masyarakat maupun kesenjangan pendapatan tiap daerah (inter region income gap) .

Pengertian kemiskinan

Kemiskinan adalah suatu bentuk ketidakmampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan standar hidup dalam masyarakat pada suatu daerah. Kondisi ketidakmampuan tersebut ditandai dengan rendahnya tingkat kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan dasar, berupa pangan, sandang dan papan. Rendahnya tingkat pendapatan ini juga berdampak pada berkurangnya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup rata – rata seperti standar kesehatan masyarakat dan standar pendidikan.

Setiap negara menafsirkan seseorang tergolong miskin berbeda-beda. Hal ini dikarenakan kondisi yang disebut miskin sifatnya relatif setiap negara, misalnya kondisi prekonomian, standar kesejahteraan maupun kondisi sosial.

Setiap negara menafsirkan seseorang tergolong miskin berbeda-beda. Hal ini dikarenakan kondisi yang disebut miskin sifatnya relatif setiap negara, misalnya kondisi prekonomian, standar kesejahteraan maupun kondisi sosial.

Biasanya kondisi miskin ditentukan berdasarkan pendapatan rata-rata, daya beli, atau tingkat kemampuan konsumsi rata-rata, status dalam lembaga pendidikan dan kondisi kesehatan.

pengertian kemiskinan

Definisi Kemiskinan Menurut Para Ahli

Secara umum pengertian kemiskinan adalah suatu kondisi ketidakmampuan ekonomi dalam mencukupi kebutuhan pokok sehingga kurang mampu guna menjamin kelangsungan hidupnya (Suryati:2004:122).

Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2004, kemiskinan adalah suatu kondisi sosial ekonomi seseorang atau kelompok orang yang tidak terpenuhi hak hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat.

Kebutuhan dasar hak menjadi hak seseorang meliputi, kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumber daya alam, lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan, dan hak untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan kehidupan sosial politik.

Berdasarkan kedua pengertian diatas, maka dapat disimpulkan kemiskinan adalah suatu kondisi ketidakmampuan pendapatan dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun kebutuhan lainnya yag dapat menjamin terpenuhinya standar kualitas hidup.

  1. Kemiskinan (Proper)

Merupakan ketidakmampuan ekonomi guna memenuhi kebutuhan pokok. Konsep ini berlaku tidak hanya pada kelompokk yang tidak memiliki pendapatan, melainkan berlaku juga pada kelompok yang memiliki pendapatan.

  1. Ketidakberdayaan

Biasanya rendahnya tingkat kemampuan ekonomi seseorang akan berpengaruh pada kekuatan sosial (social power) terutama dalam hal mendapatkan keadilan atau persamaan hak untuk mendapatkan penghidupan yang bagi kemanusian.

  1. Kerentanan mengalami situasi darurat

Seseorang dikatakan miskin bila tidak memiliki atau kemampuan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga dimana situasi ini membutuhkan alokasi pendapaan untuk menyelesaikannya. Misalnya, situasi rentan berupa bencana alam, kondisi kesehatan yang mebutuhkan biaya yang tinggi, dan situasi-situasi darurat lainnya yang membutuhkan kemampuan pendapatan yang dapat mencukupinya. Kondisi dalam kemiskinan dianggap bila tidak mampu dalam menghadapi situasi seperti ini.

  1. Ketergantungan (dependency)

Seseorang atau kelompok yang tidak memiliki kemampuan atau kekuatan untuk menciptakan solusi dari sebuah masalah terlebih dalam penciptaan pendapatan baru. Bantuan dari pihak lain sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan akan sumber pendapatan.

  1. Keterasingan (Isolation)

Dimensi keterasingan yang dimaksudkan adalah faktor lokasi yang menyebabkan seseorang atau kelompok menjadi miskin.  Biasaya orang atau kelompok yang dikatakan miskin adalah mereka yang berada pada daerah yang jauh dari pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Biasanya masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau sulit untuk dijangkau fasilitas-fasilitas kesejahteraan memiliki taraf hidup yang rendah sehingga kondisi seperti ini menjadi penyebab kemiskinan.

Penyebab Kemiskinan

Menurut Chambers kondisi yang disebut sebagai miskin di sebagian besar negara-negara berkembang dan dunia ketiga.  Kondisi yang sebagian besar ditemukan bahwa kemiskinan biasanya diukur berdasarkan rendahnya kemampuan pendapatan dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa pangan, kesehatan, perumahan, dan pendidikan. Rendahya tingkat pendapatan juga diartikan sebagai rendahnya daya beli atau kemampuan untuk mengkonsumsi.

Terbatasya dan rendahnya tingkat pendpatan menyebabkan daya beli sesesorang untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi dan standar kesehatan. Hal ini akan berdampak pada :

  1. Ketersediaan pangan tidak sesuai atau tidak memenuhi stadar gizi yang disyaratkan sehingga berdampak pada mal gizi atau kondisi gizi rendah yang selanjutnya rentan terhadap  resiko penyakit menular.
  2. Tingkat kesehatan kurang terjamin sehingga menyebabkan  rentan terhadap serangan penyakit dan kemampuan untuk menutupi penyakit sangat terbatas sehingga rentan terhadap kematian.
  3. Perumahan atau permukiman yang kurang.tidak layak huni yang disebabkan pendapatan untuk memiliki lahan tempat tinggal yang layak. Kondisi ini juga berdampak pada kesehatan.
  4. Tingkat pendidikan relatif rendah.  Umumnya kondisi ini disebabkan rendahnya pendapatan untuk mendapatkan standar pendidikan.

Kondisi-kondisi seperti diatas menyebabkan rendahnya (morbiditas) atau berada dalam kondisi gizi rendah. Kondisi seperti ini biasanya sangat rentan terhadap serangan penyakit dan kekurangan gizi selanjutnya diikuti tingkat kematian yang tinggi.

Angka moralitas yang tinggi & tingkat kesehatan yang rendah aka berimbas kepada rendahnya partisipasi sosial, dan keterampilan yang relatif rendah.

Bentuk dan Jenis-jenis Kemiskinan

Menurut suryati bentuk kemiskinan dapat digolongkan kedalam 4 bentuk, yaitu:

  • Kemiskinan absolut

Adalah suatu bentuk kemiskinan dimana tingkat pendapatan seseorang/kelompok berada dibawah garis kemiskinan sehingga kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, kesehatan, perumahan dan pendidikan yang diperlukan guna meningkatkan kualitas hidup.

Garis kemiskinan dapat diartikan sebagai pengeluaran rata-rata atau tingkat konsumsi rata-rata untuk kebutuhan pokok berkaitan dengan pemenuhan standar kesejahteraan. Bentuk kemiskinan ini lebih sering digunakan sebagai konsep untuk menentukan atau mendefinisikan seseorang disebut sebagai orang miskin.

  • Kemiskinan relatif

Merupakan kemiskinan yang terjadi akibat adanya pengaruh kebijakan pembangunan yang belum terjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sehingga berdampak adanya ketimpangan pendapatan atau ketimpangan standar kesehatan. Biasanya daerah – daerah yang belum terjangkau pembangunan disebut sebagai daerah tertinggal.

  • Kemiskinan kultural

Adalah suatu bentuk kemiskinan yang disebabkan adanya sikap & kebiasaan ataupun adat-istiadat yang telatif tidak ingin memperbaiki taraf hidup dengan cara-cara yang modren. Kebiasaan seperti ini biasanya berupa sikap malas, pemboros, kurang kreatif, terlalu sering bergantung kepada orang lain.

  • Kemiskinan struktural

Adalah bentuk kemiskinan yang disebabkan rendahnya akses terhadap sumber daya yang pada umumnya terjadi pada suatu tatanan sosial budaya ataupun sosial politik yang kurang mendukung adanya pembebasan kemiskinan. Biasanya bentuk kemiskinan seperti memiliki unsur diskriminatif.

Bentuk kemiskinan struktural merupakan bentuk bentuk kemiskinan yang paling banyak mendapat perhatian khususnya dibidang ilmu sosial terutama dikalangan negara negara yang memberikan bantuan/pinjaman seperti Bank Dunia, IMF, dan Pembangunan Asia.

Selain dikenal bentuk kemiskinan, dikenal juga jenis kemiskinan berdasarkan sifatnya, yaitu :

Selain dikenal bentuk kemiskinan, dikenal juga jenis kemiskinan berdasarkan sifatnya, yaitu :

Jenis – jenis Kemiskinan Berdasarkan Sifatnya

  1. Kemiskinan alamiah

Adalah bentuk kemisknan yang terjadi sebagai akibat adanya kalangkaan sumber daya alam serta minimnya sarana umum seperti jalan raya, listrik, air bersih, dan keadaan tanah yang kurang subur.

Biasanya daerah – daerah dengan karakter tersebut diatas adalah daerah yang belum terjangkau oleh kebijakan pembangunan sehingga menyebabkan daerah tertinggal.

  1. Kemiskinan buatan

Adalah bentuk kemiskinan yang terjadi akibat sistem modrenisasi atau pembangunan yang menyebabkan masyarakat tidak memiliki banyak kesempatan untuk menguasai sumber daya , sarana dan fasilitas ekonomi secara merata. Bentuk kemiskinan seperti ini merupakan dampak negatif daripada pelaksanaan konsep pembangunan (developmentalism) yang biasanya dijalankan di negara-negara berkembang.

Ciri atau Faktor Yang menentukan Kondisi Seseorang Miskin

  1. tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, peralatan kerja ataupun keterampilan yang memadai.
  2. Tingkat pendidikan yang relatif rendah
  3. Bekerja dalam lingkup kecil dan modal kecil atau biasa disebut bekerja dilingkungan sektor informal sehingga mereka terkadang disebut sebagai pengangguran.
  4. Tinggal atau berada di kawasan pedesaan  atau dikawasan yang jauh dari pusat-pusat pertumbuhan regional atau berada dikawasan tertentu di perkontaan (slum area)
  5. Memiliki kesempatan yang relatif rendah dalam memperoleh bahan kebutuhan pokok yang mencukupi termasuk dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan dengan standar kesejahteraan.

Lihat juga: Materi Pergaulan Bebas, dan dampak pergaulan bebas

sumber

Category: Pendidikan  | Comments off