Subscribe RSS

Tag-Archive for "jenis asuransi unit link"

Asuransi Unit Link Aug 12
asuransi unit link adalah

Dalam dunia usaha, asuransi memegang peranan  penting , yakni memberikan perlindungan bagi pengusaha dari berbagai bahaya yang diluar dugaan. Disisi lain perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung untuk menjaga kelangsungan hidupnya,  perusahaan memungut premi dari pihak tertanggung (nasabah).

Saat ini, sebagian besar premi yang diterima perusahaan asuransi adalah lewat asuransi jiwa, dan premi tertinggi datang dari asuransi unit link. Melalui produk asuransi ini mampu menumbuhkan minat masyarakat untuk berasuransi sekaligus berinvestasi.  

Berdasarkan penempatan dana investasinya, asuransi unit link dikelompokkan menjadi empat  yakni asuransi unit link pasar uang, asuransi unit link pendapatan tetap, asuransi unit link campuran dan asuransi unit link dana saham.

Setiap produk asuransi unit link memiliki kompleksitas dan pertentangan di masyarakat maupun di kalangan pengusaha, akan tetapi OJK telah menetapkan ketentuan mengenai produk asuransi dan yakni Peraturan OJK Nomor 23/POJK.05/2015 tentang Produk asuransi dan Pemasaran Produk dan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor KEP – 104/BL/2006 tentang produk Unit Link.

Pengertian Asuransi Unit Link

Asuransi unit link adalah produk asuransi yang memberikan manfaat perlindungan dengan premi murah investasi. Artinya dengan menjadi nasabah asuransi unit link secara otomatis akan mendapat dua manfaat sekaligus yakni manfaat perlindungan dan manfaat investasi.

Menurut keputusan BAPEPAM dan Lembaga Keuangan Nomor tentang produk Unit link, produk unit link adalah asuransi jiwa yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Nilai manfaat yang dijanjikan ditentukan oleh kinerja subdana investasi yang dibentuk untuk unit link tersebut. 
  2. Nilai manfaat yang didapatkan dari subdana investasi dinyatakan dalam unit, dan 
  3. Mengandung pertanggungan risiko kematian alami.

Selanjutnya dalam peraturan OJK nomor 23/POJK.05/2015 tentang produk asuransi dan pemasaran produk asuransi, dikenal istilah produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yakni produk asuransi yang paling sedikit memberikan perlindungan terhadap risiko kematian dan memberikan manfaat yang mengacu pada hasil investasi dari kumpulan  dana yang khusus dibentuk untuk produk asuransi baik yang dinyatakan dalam bentuk unit atau bukan unit. Salah satu contoh asuransi unit adalah PAYDI, dan harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Memiliki proporsi perlindungan terhadap resiko kematian serta manfaat yang dikaitkan dengan investasi. 
  2. Memiliki masa pertanggungan tertentu 
  3. Memiliki Strategi investasi yang spesifik

Jenis Asuransi Unit Link

Seperti dijelaskan sekilas diatas, jenis asuransi unit link Berdasarkan penempatan dana investasinya terdiri empat kategori. Produk asuransi unit link merupakan gabungan dua produk keuangan, yaitu produk asuransi dan produk investasi. Selain untuk proteksi diri, premi yang dibayarkan oleh konsumen, sebagian dana ditempatkan untuk pengembangan dana atau investasi. Berdasarkan penempatan dana investasi, maka jenis penempatan dana investasi tersebut dikelompokkan menjadi;

  1. Dana Unit Link Pasar Uang (Cash Fund Unit Link)

Pada jenis asuransi ini, semua porsi investasi ditempatkan pada instrumen pasar uang, misalnya deposito berjangka, SBI, dan surat utang jangka pendek. Jenis asuransi ini sangat cocok untuk konsumen pemula yang tidak begitu agresif atau tidak begitu berani mengambil risiko tinggi.

  1. Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Unit Link)

Jeni unit link ini menempatkan sekurang-kurangnya  80% porsi investasi pada instrumen surat utang atau obligasi dan sisanya ditempatkan pada pasar uang. Umumnya risiko jenis unit ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan asuransi unit link pasar uang dengan imbal hasil yang lebih tinggi tentunya. Asuransi unit ini lebih cocok bagi nasabah yang ingin mendapatkan imbal hasil yang lebih stabil. Untuk jangka waktu investasi pada asuransi unit link ini biasanya 1 s.d 3 tahun.

  1. Dana Investasi Campuran (Managed Unit Link)

Pada unit asuransi ini porsi investasi ditempatkan pada instrumen saham, obligasi dan pasar uang dengan komposisi tertentu. Sementara rasio imbal hasil yang dihasilkan dari jenis unit ini lebih tinggi dari Dana Asuransi Pendapatan Tetap, akan tetapi lebih kecil daripada asuransi unit link Saham. Asuransi ini lebih cocok untuk nasabah yang ingin mendapatkan pendapatan yang memadai sekaligus peluang pertumbuhan investasi jangka panjang.

  1. Dana Investasi Saham (Equity Unit Link)

Biasanya unit link ini menempatkan porsi investasi sekurang kurangnya 80% pada instrumen saham. Asuransi ini link ini lebih cocok bagi konsumen yang ingin mendapatkan keuntungan secara maksimal.  Unit ini menawarkan imbal lebih besar akan tetapi disisi lain risiko ditanggung lebih besar pula. Asuransi ini lebih cocok untuk investasi jangka panjang.

Bila ditinjau berdasarkan cara pembayaran preminya, jenis asuransi unit link dikelompokkan menjadi dua macam, yakni:

  1. Premi Tunggal

Pada unit asuransi ini, premi dibayarkan sekaligus di awal dan konsumen tidak perlu membayar premi lagi dikemudian hari selama nilai tunai mencukupi. Skema pembayaran tunggal ini  lebih cocok bagi konsumen yang telah memiliki kemampuan finansial yang dapat dikatakan mapan karena nilai premi yang dibayarkan tergolong besar diantara jenis asuransi lainnya.

  1. Premi Berkala

Pada unit ini, konsumen dapat membayar premi secara bertahap baik secara bulanan, triwulan ataupun tahunan hingga kurun waktu tertentu. Jenis asuransi uni ini lebih cocok bagi konsumen yang dengan dana yang terbatas.

Prinsip pada unit ini dana investasi biasanya tidak dapat ditarik selama kurun waktu tertentu dikarenakan pada awal tahun premi telah dialokasikan untuk biaya akuisisi. Biaya akuisisi ini sebagian besar  diperuntukkan untuk komisi agen dan perusahaan asuransi. Pada tahun-tahun berikutnya, premi yang dibayarkan akan dialokasikan untuk biaya akuisisi dan investasi.

Biasanya, jenis pembayaran premi secara berkala ini memiliki proporsi untuk kebutuhan proteksi dengan demikian pihak asuransi akan memberikan beberapa produk asuransi tambahan (rider) yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah sesuai kebutuhan.

Dari penjelasan panjang diatas, maka dalam menentukan pembelian produk asuransi maka, konsumen harus memahami terlebih kebutuhan dan tujuan membeli produk asuransi agar memberikan proteksi yang lebih maksimal atau untuk mendapatkan pertumbuhan hasil investasi yang lebih optimal. Pilihan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dari segi kemampuan konsumen.

Manfaat Asuransi Unit Link

  1. Manfaat Pertanggungan Asuransi

Manfaat utama dari asuransi unit link adalah memberikan perlindungan guna memproteksi konsumen dari berbagai resiko kerugian financial tidak terduga sebelumnya yang disebabkan oleh risiko kematian.

Perusahaan asuransi unit link tidak hanya memberikan perlindungan dasar seperti kematian, akan tetapi beberapa manfaat tambahan yang melekat seperti manfaat kesehatan, pembebasan pembayaran premi bila nasabah mengalami cacat tetap, santunan karena kecelakaan, dan santunan untuk jenis penyakit kritis.  Jenis pertanggungan seperti ini dinamakan sebagai asuransi tambahan atau rider yang mana untuk mendapatkannya konsumen diharuskan membayar premi tambahan.

Berikut beberapa jenis rider yang dipasarkan di indonesia.

  • Pembebasan premi (waiver of premium)

Adalah pertanggungan yang menjamin pemegang polis dari kewajiban membayar premi saat konsumen mengalami cacat tetap atau penyakit kritis. Pemegang polis akan dibebaskan dari kewajiban untuk membayar premi akan tetapi manfaat asuransi tetap berjalan.

  • Kematian akibat kecelakaan (accidental death)

Pemegang polis akan mendapatkan berupa uang pertanggungan berlipat ganda bilamana meninggal karena kecelakaan.

  • Cacat permanen karena kecelakaan (permanent death)

Asuransi ini memberikan manfaat pertanggungan tambahan bila pihak tertanggung cacat permanen disebabkan kecelakaan.

  • Manfaat kesehatan (health benefits)

Jenis manfaat yang diberikan berupa perlindungan kesehatan kepada pemegang polis atas jaminan biaya kesehatan atau perawatan bilamana terjadi kecelakaan atau jatuh sakit. Jenis pertanggungan ini menjamin ketersedian dana yang dibutuhkan untuk membiayai kebutuhan kesehatan pemegang polis.

  • Santunan harian rumah sakit (hospital cash plan)

Pemberian santunan kepada pemegang polis yang dirawat di rumah sakit. Untuk besaran santunan umumnya telah ditentukan di awal.

  • Penyakit kritis (critical illness)

Pemegang polis akan diberikan pertanggungan bila pemegang polis didiagnosa penyakit kritis seperti jantung, kanker, lumpuh, atau gagal ginjal.  Untuk besaran uang pertanggungan yang diberikan bila penyakit telah mencapai stadium tertentu.

Akan tetapi, pada saat ini terdapat rider jenisnya lebih bervariatif dan tidak terbatas pada jenis yang tersebut diatas. Hal tersebut merupakan pengembangan fitur produk yang dilakukan oleh perusahaan asuransi jiwa untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

  1. Manfaat Investasi

Perkembangan produk keuangan khususnya di bidang investasi belakangan terus berkembang. Akan tetapi pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan berinvestasi bisa dikatakan masih minim. Melihat kebutuhan tersebut, perusahaan asuransi jiwa menawarkan produk asuransi unit link yang menggabungkan manfaat proteksi sekaligus manfaat investasi.

Produk asuransi unit link merupakan salah satu produk asuransi yang dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) dimana pada produk asuransi unit link premi dialokasikan pada berbagai produk investasi yang dihitung dalam satuan unit. Produk investasi yang menjadi portofolio premi asuransi ini cukup bervariasi seperti ekuitas (saham), obligasi dan pasar uang.

Setiap unit link memiliki nilai yang disebut sebagai Nilai aktiva Bersih (NAB) yang nilainya berfluktuatif setiap harinya, bergantung pada kondisi pasar modal. Dengan mengaitkan produksi asuransi dan investasi, premi yang dibayarkan dapat membentuk nilai dana yang memungkinkan nilai dana tersebut terus berkembang sesuai dengan jenis dana investasi yang dipilih konsumen. 

Nilai dana tersebut selanjutnya akan dipotong setiap bulannya guna membayar biaya biaya seperti biaya asuransi, biaya administrasi, dan biaya – biaya lainnya. Hal ini berbeda dengan asuransi tradisional yang preminya secara keseluruhan dialokasikan untuk proteksi.

Sistem Kerja Asuransi Unit Link

Kepesertaan asuransi unit link ditandai dengan diterbitkannya polis asuransi unit link oleh pihak perusahaan asuransi. Selanjutnya, guna menjaga kepesertaan tersebut, konsumen wajib melakukan pembayaran premi asuransi unit link baik pembayarannya secara tunggal maupun secara berkala atau secara tahunan, triwulan atau bulanan.

Secara garis besar terdapat dua jenis premi asuransi yang dibayar konsumen yakni premi dasar dan premi top up. Premi dasar adalah komponen utama premi yang menentukan besaran manfaat asuransi yang diterima konsumen melalui sejumlah pertimbangan risiko yang ada. 

Sementara premi top up adalah premi tambahan yang dibayar oleh konsumen baik pembayarannya secara berkala maupun tunggal yang dialokasikan pada investasi setelah dikurangi biaya biaya. 

Premi yang dibayarkan konsumen ini akan dialokasikan dalam bentuk unit yang selanjutnya terbentuk  menjadi nilai tunai, dimana biaya asuransi untuk proteksi akan dibebankan dari nilai tunai tersebut.

Biaya asuransi merupakan komponen biaya yang dibebankan kepada konsumen sehubungan dengan pertanggungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Untuk besaran nilainya cukup beragam, bergantung pada penilaian seperti usia, jenis kelamin, uang pertanggungan, ataupun risiko lainnya. 

Biaya biaya lainnya yang dibebankan kepada konsumen sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan polis adalah biaya akuisisi yang meliputi biaya pemeriksaan kesehatan, pengadaan polis, dan pencetakan dokumen, remunerasi/komisi bagi karyawan dan agen.

Pembebanan biaya ini biasanya berdasarkan persentase dari premi dasar yang dibayarkan oleh konsumen, sedangkan untuk besaran biaya yang dibayarkan berbeda-beda untuk setiap produk pada masing masing perusahaan asuransi. Secara umum biaya akuisisi yang dibebankan pada premi dasar di tahun pertama sampai dengan tahun kelima polis.

Selain biaya asuransi dan biaya akuisisi, perusahaan asuransi unit link juga membebankan biaya biaya lainnya kepada konsumen, yakni:

  • Biaya administrasi, adalah biaya yang dibebankan sehubungan dengan adanya administrasi polis. 
  • Biaya pengelolaan dana, adalah biaya yang dibebankan kepada aset investasi unit link yang dimiliki oleh konsumen yang ditujukan untuk pengelolaan investasi. 
  • Biaya pengalihan dana (switching), adalah biaya yang dibebankan bilamana terdapat pengalihan alokasi dana investasi yang dilakukan oleh pemegang polis. Ada beberapa perusahaan asuransi yang membebankan biaya ini dimana secara umum biaya ini dikenakan dibebankan bilamana pengalihan dana dilakukan sebanyak 2 sampai 4 kali selama 1 tahun polis. 
  • Biaya penarikan, adalah biaya yang dibebankan bila pihak konsumen melakukan penarikan sebagian dana pada tahun awal kepesertaan. Berdasarkan FGD, akan tetapi sebagian besar perusahaan asuransi tidak mengenakan biaya ini mengingat konsumen telah dikenakan biaya akuisisi. 
  • Biaya Top up, adalah biaya yang dibebankan bilamana konsumen melakukan pembayaran premi tambahan untuk meningkatkan nilai investasi (premi top up). Sebagian perusahaan asuransi jiwa menerapkan pembebanan biaya top up atas pembayaran priemi top berkala maupun tunggal. 
  • Biaya penghentian / penebusan polis, adalah biaya yang dibebankan dari nilai investasi bilamana konsumen melakukan penghentian / penebusan polis asuransi unit link sebelum batas waktu tertentu yang dibolehkan. Biasanya biaya ini dibebankan pada produk hybrid dengan biaya asuransi yang lebih rendah.

Secara keseluruhan biaya tersebut dicantumkan pada ilustrasi dan polis asuransi unit link. Penjelasan lebih lanjut mengenai biaya tersebut meliputi besaran biaya yang dibebankan kepada konsumen. 

Secara umum, jenis dan besaran biaya biaya yang dibebankan pada asuransi unit link dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Biaya asuransi unit link

Berakhirnya Polis  Asuransi Unit Link

Berakhirnya polis asuransi unit link dapat terjadi dikarenakan beberapa hal seperti berakhirnya jangka waktu pertanggungan, konsumen meninggal dunia, penarikan secara keseluruhan dana oleh konsumen, dikarenakan penebusan polis oleh konsumen, dan/atau nilai tunai tidak cukup untuk membayar biaya asuransi.

Lihat artikel lainnya:

Asuransi Kendaraan

lihat keluar